POJOKSULSEL, MAROS - Pemerintah Kabupaten Maros (Pemkab Maros) resmi melantik pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II), administrator, dan pengawas, Selasa (6/1/2026). Total sebanyak 64 pejabat dilantik dalam kegiatan tersebut.
Dari jumlah itu, sebanyak 10 jabatan eselon II lingkup Pemkab Maros resmi terisi melalui mekanisme seleksi terbuka atau lelang jabatan. Dengan pengisian tersebut, seluruh posisi pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkab Maros kini telah lengkap.
Bupati Maros, Chaidir Syam, mengatakan pelantikan pejabat lingkup Pemkab Maros menjadi bagian dari upaya penguatan birokrasi agar roda pemerintahan berjalan lebih optimal.
“Untuk eselon II sudah tidak ada yang kosong. Seluruh jabatan pimpinan tinggi pratama telah terisi,” ujar Chaidir Syam.
Baca Juga: Menag Nasaruddin Umar Sebut HAB ke-80 di Bone Beri Dampak Ekonomi bagi Masyarakat
Sejumlah pejabat eselon II yang dilantik antara lain Jamaluddin sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Syamsuddin sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, serta Muhisal sebagai Kepala Dinas Perikanan.
Selain itu, Abbas Maskur dipercaya memimpin Dinas Perhubungan, Andi Wandi Bangsawan Putra Patabai dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Muhammad Aris menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana.
Kemudian, Andi Irfan Paharuddin dilantik sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Wempi Sumarlin sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Herwan sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, serta Sukartono sebagai Sekretaris DPRD Kabupaten Maros.
Pelantikan juga mencakup pejabat administrator dan pengawas, termasuk sejumlah camat serta pejabat struktural lainnya di lingkungan Pemkab Maros.
Baca Juga: Jalan CPI Makassar 1,8 Kilometer Rampung, Pemprov Sulsel Juga Perbaiki Sejumlah Ruas di Pinrang
Chaidir Syam berharap para pejabat yang baru dilantik dapat segera bekerja secara optimal dan menuntaskan program-program daerah yang telah direncanakan.
“Target kita pada 2026 seluruh program berjalan seperti capaian 2025. Alhamdulillah, realisasi program sudah di atas 90 persen,” kata Chaidir Syam.
Meski demikian, ia memastikan proses pengisian jabatan masih akan berlanjut pada tahap berikutnya.
“Masih ada beberapa posisi sekretaris yang akan diisi pada pelantikan selanjutnya,” pungkasnya.
Pelantikan berlangsung di Lapangan Pallantikang dan dirangkaikan dengan apel pertama pegawai PPPK paruh waktu yang mulai masuk kantor pada Senin (5/1/2026). ***




