POJOKSULSEL, MAKASSAR - Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Sulbar telah menerima informasi prakiraan cuaca dari BMKG Kelas II Tampa Padang. Dalam informasi itu, disebutkan peringatan dini hujan lebat di tiga kabupaten, Senin (10/11/2025).

Dikutip laman Sulbarprov, BMKG Kelas II Tampa Padang mengelurkan peringatan dini potensi hujan lebat melanda pada tiga kabupaten di Sulawesi Barat.

BMKG Kelas II Tampa Padang menyebutkan bahwa potensi hujan lebat dengan akumuliasi curah hujan selama 24 jam di Kabupaten Mamuju, Majene, dan Polewali Mandar. Sementara, pesisir Pasangkayu berpotensi angin kencang.

Baca Juga: Suhardi Duka Titip Pesan ke Junda Maulana: Posisi Sekda Sentral Tata Kelola Pemerintahan

Hujan lebat di Kabupaten Mamuju dengan akumulasi curah hujan selama 24 jam, berpotensi melanda wilayah Mamuju, Simboro, Tapalang, Tapalang Barat.

Kabupaten Majene pada wilayah Malunda, Ulumanda, Sendana, Tubo Sendana, Tammerodo Sendana. Semetara, Kabupaten Polewali Mandar berpotensi melanda wilayah Tubbi dan Alu.

Suhu udara berkisar antara 17 hingga 31 derajat celcius dengan kelembapan udara antara 67 hingga 96 persen. Arah angin bertiup dari Selatan hingga Barat Daya dengan kecepatan 2 hingga 32 kilometer per jam.

Baca Juga: Pelantikan Junda Maulana sebagai Sekda Sulbar Disaksikan 3 Pejabat Pemerintah Pusat, Ini Sosoknya

Plt. Kalaksa BPBD Sulawesi Barat, Muhammad Yasir Fattah, mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.

"BPBD Sulawesi Barat melalui Pusdalops dan Tim Reaksi Cepat tetap siaga untuk memantau perkembangan cuaca serta melakukan koordinasi dengan BPBD kabupaten," ujar Yasir Fattah.

Yasir Fattah menegaskan, langkah kesiapsiagaan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yang meminta seluruh jajaran BPBD untuk memastikan kesiapan personel dan peralatan menghadapi potensi cuaca ekstrem di musim peralihan ini.

Baca Juga: Pemuda di Polewali Mandar Jadi Korban Pengeroyokan di Jalan Trans Sulawesi, Ini Dugaan Pemicunya

Dengan kondisi cuaca yang dinamis, masyarakat juga diimbau untuk terus memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG dan BPBD Sulawesi Barat, serta mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas di luar rumah. ***