POJOKSULSEL, MAKASSAR - Acara pelantikan Junda Maulana sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat (Sekda Sulbar) di Ballroom Andi Depu Lantai 3 Kantor Gubernur Sulawesi Barat pada pukul 11.00 Wita, Senin (10/11/2025)
Pelantikan Junda Maulana sebagai Sekda Sulbar bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan Nasional.
Tiga orang dari pemerintah pusat didaulat sebagai saksi pada pelantikan Junda Maulana sebagai Sekda Sulbar. Meraka adalah:
Dr. Yusharto Huntoyungo, M.Pd. selaku Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.
Baca Juga: Pemuda di Polewali Mandar Jadi Korban Pengeroyokan di Jalan Trans Sulawesi, Ini Dugaan Pemicunya
Dr. Drs. Mulyadin Malik, M.Si., CIGS, selaku Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Desa dan Daerah Tertinggal Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.
Kemudian bergabung secara daring Dr. Thanon Aria Dewangga, S.IP, M.Si selaku Deputi Bidang Administrasi di Sekretariat Kabinet RI
Pelantikan Sekda Sulbar juga dihadiri oleh Wagub Sulbar Salim S Mengga, Kapolda Sulsel Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta.
Baca Juga: Ingin Tahu Siapa yang Berangkat Haji 2026? Cukup Cek di Aplikasi SATU HAJI
SK pengangkatan Junda Maulana sebagai Sekda Sulbar ditetapkan di Jakarta pada 22 Oktober 2025 yang diteken oleh Presiden Pra
Nomor 165/TPA/2025 tentang pemberhentian dan pengangkatan dari dan dalam jabatan pimpinan tinggi madya di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat
"Mengangkat saudara Dr Junda Maulana MSi, NIP 19710608199101001 Pembina Utama madya IV/d sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, terhitung sejak tanggal pelantikan dan kepadanya diberikan tunjangan jabatan struktural Eselon I/B sesuai peraturan perundang-undangan" demikian bunyi petikan keputusan Presiden RI." demikian bunyi salinan petikan Surat Keputusan Presiden Prabowo.
Diketahui, Sekda Sulbar Junda Maulana adalah salah satu pamong senior yang memulai karier birokrasi sebagai staf Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju tahun 1993 (Saat itu masih Provinsi Sulawesi Selatan).
Perjalanan karier Junda Maulana terus menanjak. Pada 2003, ia dipercaya sebagai Kasubag Ketertiban Umum Satpol PP Mamuju.
Enam tahun berselang, ia menempati posisi Kabag Organisasi Setda Mamuju (2009), lalu Kepala BKD (2011) dan Kepala Bappeda Mamuju (2012).
Kinerja dan pengalamannya mengantarkan Junda pada tanggung jawab yang lebih besar. Tahun 2013, ia ditunjuk sebagai Penjabat (Pj) Bupati Mamuju Tengah.
Setelah menuntaskan tugas di kabupaten, Junda bergabung ke Pemprov Sulbar sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan (2014).
Ia kemudian dipercaya memimpin Bappeda Provinsi Sulbar (2017) dan naik menjadi Asisten Ekonomi dan Pembangunan (2020).
Baca Juga: Pemkot Parepare All Out Dukung Akreditasi IAIN Parepare, Tasming Hamid Ikut Sambut Tim Asesor APT
Tahun 2021, ia kembali diberi amanah sebagai Kepala Bapperida Sulbar, jabatan yang diembannya hingga 2025.
Menjelang pelantikan sebagai Sekda definitif, Junda sempat mengisi posisi Plt Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Sulbar, sekaligus Plh Sekda Sulbar. ***




