POJOKSULSEL, MAKASSAR - Rektor Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), Prof Muhammad Abdy, memastikan 95 persen mahasiswa baru Unsulbar putra daerah.

Sementara itu, lanjut Prof Abdy, 5 persen mahasiswa baru Unsulbar berasal dari Sumatera Utara hingga Papua.

Adapun persebaran mahasiswa baru putra daerah di Unsulbar, yaitu 41,7 persen asal Kabupaten Polewali Mandar.

Disusul Kabupaten Majene dengan nilai 24 persen, Mamuju 13,5 persen dan 12 persen dari Mamasa.

Baca Juga: 429 Pegawai Baru Unhas Dilantik, Ini Rincian Lengkapnya

Sementara itu, Mamuju Tengah (Mateng) menyumbang 5,2 persen Maba Unsubar. Dan 3,4 persen dari Pasangkayu.

Prof Abdy mengatakan jumlah mahasiswa baru Unsulbar 3.720. Ribuan maba itu lolos melalui tiga jalur.

Adapun rinciannya 869 orang jalur SNBP, 1.515 orang jalur SNBT, dan 886 jalur mandiri.

Baca Juga: Sulsel Atur Ketat Harga Gabah Jelang Panen Kedua Bulan September, Kemal Redindo: Inilah Tugas Kami!

"Sehingga secara keseluruhan loloskan 3.270 yang tersebar 9 fakultas 37 prodi" terang Prof Abdy.

Sementara itu, Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, mematovasi ribuan maba Unsulbar, untuk memberikan peran aktif mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Suhardi Duka menyampaikan peta skenario Indonesia 2045 yang menargetkan Indonesia menjadi negara maju, mandiri, dan berdaya saing global pada peringatan 100 tahun kemerdekaan.

Baca Juga: Gebrakan Pemkab Maros, Denda PBB Dihapus Total hingga 3 Oktober. Yuk Buruan Bayar Pajak!

Menurutnya, tantangan dan peluang di berbagai sektor, mulai dari sumber daya manusia, ekonomi, industri, lingkungan, teknologi, geopolitik, hingga sosial budaya harus dihadapi dengan strategi matang.

"Bonus demografi hanya akan bermanfaat jika kita mempersiapkan kualitas SDM. Kalau tidak, akan berubah menjadi beban demografi," katanya. ***