POJOKSULSEL, MAKASSAR - Bupati Polewali Mandar (Polman) Samsul Mahmud, telah mengantongi nama tiga besar calon Sekda Polman. Salah satunya adalah Nursaid Mustafa, yang tercatat sebagai peraih nilai tertinggi dalam lelang jabatan tersebut.

Selain Nursaid, dua nama lain yang lolos tiga besar hasil lelang jabatan Sekda Polman adalah Dr. Agusnia Hasan Sulur dan I Nengah Tri Sumadana, MSi. Ketiganya kini tinggal menunggu keputusan akhir dari Bupati.

Nursaid Mustafa bukan sosok baru dalam dunia birokrasi. Ia telah melanglang buana di pemerintahan daerah hingga kementerian pusat.

Baca Juga: Mapaba PMII: 100 Mahasiswa Baru Unhas dan UNM Dibekali Ilmu Kepemimpinan

Berikut rekam jejak lengkapnya:

Pria kelahiran Polman ini menempuh pendidikan di SMPN 1 Wonomulyo dan melanjutkan ke SMAN 1 Polewali.

Selepas SMA, ia melanjutkan studi di FISIP Universitas Hasanuddin (Unhas) dan kemudian menyelesaikan program magister di Universitas Patria Artha Makassar.

Kariernya di pemerintahan dimulai pada 1998. Ia mengabdi di Pemkab Polman hingga 2017.

Berbagai jabatan strategis pernah ia emban di Pemkan Polman. Mulai dari Plt Kabag Organisasi, Kabag Humas dan Protokol, Sekretaris Dinas Pertambangan, hingga Kepala Kesbangpol.

Baca Juga: Wali Kota Parepare Sidak Pasar Sumpang Minangae, Cek Harga dan Fasilitas Pedagang

Nursaid Mustafa kemudian hijrah ke Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) RI.

Ia pertama kali dipercaya sebagai Kasubdit Pengembangan Masyarakat Desa.

Kariernya terus menanjak. Tahun 2022, ia sukses mengikuti lelang jabatan dan terpilih sebagai Direktur Pembangunan Sarana dan Prasarana Desa dan Pedesaan.

Tak lama berselang, ia kembali lolos seleksi dan dipercaya sebagai Kepala Pusat Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat Desa.

Kini, ia menjabat sebagai Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Daerah, sebuah posisi strategis di Kemendes PDTT RI.

Dengan rekam jejak birokrasi yang panjang, baik di daerah maupun pusat, Nursaid membawa pengalaman yang dinilai potensial untuk mengisi jabatan Sekda Polman.

Keputusan akhir kini berada di tangan Bupati Samsul Mahmud. Siapa pun yang terpilih, publik berharap figur tersebut mampu membawa birokrasi Polman lebih profesional, bersih, dan berorientasi pada pelayanan publik.

***