POJOKSULSEL, PANGKEP - Mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) Tematik Universitas Hasanuddin (Unhas) memberikan pelatihan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep)
Pelatihan yang digelar mahasiswa KKN Unhas Desa Tompobulu diikuti oleh para pelaku UMKM lokal.
Pelatihan mahasiswa KKN Unhas Desa Tompobulu mencakup materi perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) dan Break Even Point (BEP), Marketing dan Pemasaran, serta pembukuan keuangan sederhana.
Baca Juga: Gubernur Sulbar Ancam Seret Temuan BPK ke Jalur Hukum, SDK Tegaskan Hal Ini
Menariknya, pelatihan ini sekaligus mengajak peserta untuk mulai menjual produk secara online.
Pelaku UMKM juga didorong memanfaatkan video promosi yang efektif. Tim KKN menawarkan bantuan pembuatan kontennya.
Ibu-ibu peserta pelatihan sangat interaktif. Mereka tidak hanya mencatat poin-poin penting, tetapi juga aktif bertanya.
Sebagian besar peserta mengaku belum pernah menjual produknya secara daring sebelumnya.
Baca Juga: Kapan Jalan Hertasning dan Jalan Aroepala Diperbaiki? Ini Kata Kadis Bina Marga Sulsel
Hasni, selaku Ibu Dusun I Tompobulu, mengungkapkan bahwa pelatihan ini sangat relevan dengan kondisi warga saat ini.
“Banyak masyarakat yang sebelumnya menjalankan UMKM, tetapi karena terbentur pada bagian pemasaran dan promosi, akhirnya usaha mereka terpaksa berhenti,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa selama ini produk-produk UMKM di wilayah tersebut masih dipasarkan secara terbatas.
Baca Juga: Pelajar MTsN Gowa Dominasi Paskibra 17 Agustus di Kecamatan Bontomarannu
“Kebanyakan hanya dikenalkan dari mulut ke mulut. Kadang kalau ada tamu datang ke rumah, baru produk kami diperlihatkan,” jelasnya.
Melalui pelatihan ini, diharapkan para pelaku UMKM di Desa Tompobulu mampu mengelola usahanya secara lebih profesional, baik dari sisi keuangan maupun pemasaran.
Pemahaman tentang cara menentukan harga yang tepat, promosi melalui media sosial, dan pencatatan keuangan yang rapi menjadi bekal penting untuk membangun UMKM yang berkelanjutan dan berdaya saing di era digital.
***




