POJOKSULSEL, MAMUJU - Sandeq Silumba. Nama baru lomba perahu layar tradisional khas suku Mandar di Sulawesi Baru (Sulbar).

Sandeq Silumba menggantikan Sandeq Race. Nama yang sebelumnya dipakai setiap perhelatan lomba perahu layar.

Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, mengatakan, Sandeq Silumba lebih kultural dan khas.

Semua istilah hingga gambar pada logo Sandeq Silumba sudah dibeli. "Kita akan masukkan ke HAKI," kata Suhardi Duka dalam siaran pers.

Baca Juga: Profil Prof Muhammad Abdy: Dari SD Renggeang ke S3 Malaysia, Kini Rektor dan Guru Besar

Logo Sandeq Silumba sudah dilincurkan di Atrium Matos Mamuju pada Minggu malam (13/7/2025).

Suhardi Duka mengatakan, pemerintah tidak lagi mengelola Sandeq Silumba. Tapi diserahkan ke pihak ketiga.

Suhardi Duka membidik Silumba Sandeq masuk agenda nasional. Bukan sekarang. Perlu persiapan matang,

"Setelah kita evaluasi, standarnya sudah bagus, baru kita ajukan ke nasional," katanya.
Baca Juga: BREAKING NEWS: Rektor Unsulbar Prof Muhammad Abdy Dikukuhkan sebagai Guru Besar UNM

Pemprov Sulbar juga sudah menyiapkan anggaran Rp3 miliar. Tapi menurut SDK, sapaan akrabnya, dana itu tidak cukup.

SDK siap cari sponsor. Mengundang para pengusaha untuk ikut memberikan sponsor.

"Kalau peserta 57 Sandeq ini tidak akan cukup. Olehnya itu kita butuh sponsor," katanya.

SDK menilai, dana yang dibutuhkan bisa mencapai Rp5 miliar. Termasuk biaya pengamanan dan asuransi dan lain-lain.

Baca Juga: Selamat! Kagendra Juara Free Fire Nusantara Series 2025 Fall di Makassar

Tidak cukup hanya itu. SDK ingin Passandeq, istilah para peserta lomba perahu layar khas Mandar, dapat perhatian yang baik.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengarah Sahabat Sandeq, Syamsul Samad mengungkap hal baru dari lomba perahu Sandeq tahun ini.

Pesertanya bertambah. Sudah 56 terkonfirmasi. Tahun lalu hanya 47 sandeq.

Sayamsul Samad sudah menampung aspirasi para Passandeq. Diakomodir. Pertama hadiahnya naik.

Baca Juga: Grand Finals FFNS 2025 Fall Digelar di Makassar, 12 Tim Bertarung Rebut Gelar dan Tiket Internasional

Selain hadiah. Silumba Sandeq akan lebih perhatikan Passandeq. Gubernur dan Wagub akan makan malam dengan mereka saat finish.

Adapun, rutenya mulai start dari Pantai Bahari Polman, langsung ke Pamboang, Pamboang-Sendana, Sendana-Deking dan terakhir Deking-Mamuju.

Saat tiba di Mamuju akan masuk final etape terakhir mengelilingi pulau Karampuang. Sandeq simbol keberanian orang Mandar dan ketangkasan yang ada di situ.

"Makanya harapan Passandeq agar dilaksanakan bulan Agustus kita penuhi, karena di situ kencang anginnya," katanya.

***