POJOKSULSEL.com, LUWU UTARA - Perum Bulog Sulselbar mengembalikan lahan hibah kepada pemerintah daerah Kabupaten Luwu Utara.
Lahan tersebut dihibahkan Pemda Luwu Utara ke Perum Bulog rencananya untuk pembangunan Modern Rice Milling Plant (MRMP) atau pabrik beras modern.
Baca Juga: Pemkota Parepare Terima Sertifikat Bebas Frambusia dari Menteri Kesehatan RI
"Sebelum nya kita hibahkan lahan di wilayah Cendana Putih I ke pihak Bulog untuk pembangunan MRMP, rencana awal pembangunan nya di tahun 2021 akan tetapi karena kondisi keuangan negara yang tidak memungkinkan karena Covid-19 rencana Bulog itu tidak terealisasi" kata Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani di ruang kerjanya saat serah terima kembali lahan hibah tersebut dari Bulog, Jumat (08/03/2024).
Baca Juga: Peringatan Hari Ginjal Sedunia: RS Andi Makkasau Bagikan Soeuviner kepada Pasien Hemodialisa
Indah menambahkan, sebenarnya kehadiran MRMP sangat dibutuhkan di Luwu Utara mengingat produksi gabah petani terbilang cukup besar.
Baca Juga: Pemda Luwu Utara Tetapkan Jumlah Zakat Fitrah, Segini Besarannya
"Apa lagi saat ini pembangunan irigasi bendungan baliase sudah hampiri rampung dan itu melintasi ribuan hektare lahan persawahan. Jika irigasi itu sudah berfungsi saya meyakini gabah yang dihasilkan oleh petani kita juga akan meningkat," jelas Indah.
Baca Juga: Tim Pemenangan Nunung Dasniar Laporkan Dugaan Penggelembungan Suara ke Bawaslu Kota Makassar
"Sehingga hadirnya pabrik modern ini tentu sangat kita harapkan, agar gabah petani kita langsung dapat diolah di Luwu Utara dan petani kita tidak lagi harus menjual ke luar daerah," sambung bupati Perempuan pertama di Sulsel itu.
Baca Juga: Film Rantemario Bertarung di 24 Festival Film Internasional
Indah juga mengapresiasi Perum Bulog, yang selalu memberikan support kepada Pemda Luwu Utara tidka hanya untuk petani tapi juga dalam rangka pengendalian inflasi di Luwu Utara. ***



