POJOKSULSEL.com, MAMUJU - Pj Gubernur Sulbar Prof Zudan Arif Fakrulloh tidak mau terlalu menanggapi soal dipolisikannya gegara pidato analogi burung yang dibawakannya yang diduga mengandung pornografi.
Pj Gubernur Sulbar Prof Zudan Arif Fakrulloh mengaku, dirinya hanya ingin fokus bekerja dan memajukan Sulbar sejajar dengan provinsi lainnya.
"Saya fokus kerja saja. Saya ingin bekerja betul dan tulus untuk membangun dan memajukan Sulbar sehingga bisa sejajar dengan daerah lain yang maju," beber Pj Gubernur Sulbar Prof Zudan Arif Fakrulloh, Selasa 8 Agustus 2023.
Baca Juga: SELAMAT! 29.069 Honorer Lulus PPPK Kemenag, Penyerahan SK Serentak 15 Agustus 2023
Menurut Zudan Arif Fakrulloh, aduan yang menyeret namanya sampai dipolisikan tidak perlu ditanggapi.
Zudan Arif Fakrulloh juga mengaku tidak menaruh kebencian kepada orang yang melaporkan dirinya ke polisi.
"Kebencian tidak boleh dibalas kebencian. Dia (pelapor) adalah salah satu rakyat saya yang harus saya lindungi," pungkas Pj Gubernur Sulbar Prof Zudan Arif Fakrulloh dikutip Pojoksulsel.com dari laman sulbarprov.go.id.
Baca Juga: SK PPPK Kemenag 2022 Bisa Di-Download di Pusaka Superapps, Pelantikan 15 Agustus
Disinggung soal pidatonya tersebut, Pj Gubernur Sulbar Prof Zudan Arif Fakrulloh sudah banyak muncul di media sosial dalam bentuk video dan berita sebelum dirinya pakai sebagai analogi.
"Dan respon masyarakat juga positif dan tidak mempermasalahkan," tambah Pj Gubernur Sulbar Prof Zudan Arif Fakrulloh.
Sebelumnya diberitakan, Pj Gubernur Sulbar Prof Zudan Arif Fakrulloh dilaporkan ke polisi terkait pidato analogi burung yang dibawakannya saat menggelar coffe morning beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Sudirman Sulaiman Lepas 20 Ribu Peserta Jalan Sehat Sulsel Anti Mager di Kabupaten Wajo
Pidato analogi burung Pj Gubernur Sulbar Prof Zudan Arif Fakrulloh tersebut diduga melanggar Undang Undang Nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi.
Sebelumnya, Pj Gubernur Sulbar Prof Zudan Arif Fakrulloh menggelar menyampaikan pernyataan Coffe Morning di Mamuju.
"Bapak ibu itu rendah hati, humble seperti burung, burung itu hanya dibutuhkan dan menonjol ketika akan bekerja, dan burung itu menyerang untuk membahagiakan, dan yang diserang merasakan kebahagiaan dan kenikmatan, dan burung menyerang untuk memproduksi anak, memproduksi kebahagiaan dan kerukunan, dan setelah perang selesai lawan burung puas dan yang punya burung juga puas bahagia, burung nggak pernah sombong, mengecil lagi," kata Pj Gubernur Sulbar Prof Zudan Arif Fakrulloh dalam pidatonya.
Baca Juga: Sungguh Kejam! Lihat Nih Tampang Pelaku Rudapaksa Anak Kandung di Gowa, Beri Obat Agar Tak Hamil
Ketua BADKO HMI Sulselbar Muhammad Ahyar menilai, pidato analogi burung oleh Pj Gubernur Sulbar Prof Zudan Arif Fakrulloh tidak patut dikeluarkan di depan publik dan masyarakat Sulbar.
Menurutnya, pidato analogi burung Pj Gubernur Sulbar Prof Zudan Arif Fakrulloh tersebut telah melukai hari masyarakat Sulbar.
Baca Juga: Indah Putri Indriani Sebut Peringatan HUT ke 78 Republik Indonesia Paling Meriah
"Pernyataan penjabat Penjabat Gubernur Sulbar terkait analogi pornografi telah melukai hati masyarakat Sulbar, yang religius dan memiliki budaya dan tutur kata yang santun, sehingga kami laporkan," katanya.***



