POJOKSULSEL.com, MAKASSAR - Founder Bosowa Corporindo, HM Aksa Mahmud menepis soal gaji staf dan pemain PSM Makassar. Ia memastikan tak ada persoalan keuangan pada tim kebanggaan Sulsel ini.

"Semuanya akan lancar tidak ada persoalan. Tidak ada persoalan gaji," tegas Aksa Mahmud usai menyaksikan laga PSM Makassar atas Barito Putera 2-0, pekan ke-12 Liga 1 2023/2024, di Stadion Stadion Gelora BJ Habibie (GBH), Parepare, Jumat (15/9/2023).

Baca Juga: PSM Makassar Kalahkan Barito Putera 2-0, Juku Eja Naik ke Peringkat 7 Klasemen BRI Liga 1 2023/2024

Aksa Mahmud justru menyebut jika dirinya selalu memberikan bonus kepada PSM Makassar jika memenangkan pertandingan baik di Liga 1 maupun di AFC Cup. Ketika tim Juku Eja meraih hasil imbang juga diberikan bonus.

"Setiap menang saya kasih Rp 150 juta. Jadi kalau menang AFC saya kasih Rp 200 juta. Tapi kalau di Liga. Kalau draw Rp 75 juta," ungkap Aksa Mahmud.

Baca Juga: Ikut Langkah Tavares, Pemain dan Asiten Pelatih Juga Akan Menjual Barang Pribadi Demi Bantu PSM Makassar

Beberapa bulan terakhir mencuat kabar soal PSM Makassar terbelit tunggakan pembayaran gaji ke pemain dan staf.

Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares terang-terangan menyindir kondisi keuangan tim Juku Eja, bahkan rela melelang barang pibadinya, termasuk trofi pelatih terbaik Liga 1 2022/2023 yang diraihnya musim lalu.

Baca Juga: Jadwal Lengkap 6 Pertandingan Tersisa PSM Makassar di Putaran pertama BRI Liga 1 2023/2024

Selain itu, pemain PSM Makassar Yance Sayuri dan Yakob Sayuri menyampaikan keluhan melalui sosial media dan menyindir soal gaji mereka yang menunggak.

Selain itu, sejumlah pilar PSM Makassar, seperti Wiljan Pluim dan Yuran Fernandes absen latihan persiapan mengahdapi Barito Putera. Ketidakhadiran Pluim dan Yuran juga dikaitkan dengan persoalan tunggakan gaji. ***