POJOKSULSEL, GOWA - Lagi dan lagi, Calon Gubernur Sulsel Danny Pomanto diterima dengan prosesi adat. Kali ini, Warga Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa menyambut Danny Pomanto dengan ritual adat Makassar. Tak hanya itu, Danny Pomanto pun disematkan gelar, yakni Daeng Makkulle.
Ratusan orang menyambut Danny Pomanto dengan sukacita. Pendukung pasangan nomor urut 1 di Pilgub Sulsel 2024 ini tumpah ruah.
Diketahui, Danny Pomanto maju dalam kontestasi Pilgub Sulsel bersama Calon Wakil Gubernur Azhar Arsyad. Pasangan nomor urut 1 ini menggunakan tagline DIA Pilgub Sulsel. DIA merupakan akronim dari nama mereka.
Baca Juga: Lengkap Susunan Pengurus MUI Polman Masa Khidmat 2024-2029
Tuan rumah pemenangan DIA di Bajeng, Abd Hidayat Dg Ngerang menyambut Danny Pomanto. Gelar Daeng Makkulle dan sebilah badik pun diberikan kepada Danny Pomanto sebagai bentuk penghargaan.
“Kami warga Bajeng sepakat untuk memberi gelar Daeng Makkulle kepada Danny Pomanto sebagai tanda penghormatan dan keyakinan warga Bajeng bahwa Danny mampu membawa perubahan di Sulsel khususnya Kabupaten Gowa,” ucap Abd Hidayat Daeng Ngerang.
Dihadapan Danny Pomanto, Abd Hidayat Daeng Ngerang menyampaikan komitmen penuh warga Bajeng untuk memenangkan DIA Danny Pomanto-Azhar Arsyad pada pencoblosan tanggal 27 November 2024.
Baca Juga: Pengurus MUI Polman Masa Khidmat 2024-2029 Dikukuhkan. KH Abd Syahid Rasyid Ketua
Menurut Abd Hidayat Daeng Ngerang, Danny Pomanto merupakan sosok yang bijak dan memiliki visi misi untuk kesejahteraan rakyat.
Tak hanya itu, Danny Pomanto juga dinilai memiliki sifat dan sikap yang menjungjung tinggi “pangaddakkang”. Dimana dapat merangkul semua ummar di Sulsel tanpa membeda-bedakan.
“Semoga Beliau terpilih dan dapat mempersatukan yang pecah. Serta menyelesaikan kendala-kendala yang dihadapi warga seperti kami ini, seperti penambahan satu kecamatan di Bajeng. Hari ini kecamatan di Bajeng masih dua. Semoga ketika Pak Danny terpilih jadi Gubernur Kecamatan di Bajeng bisa bertambah satu (Bajeng Tengah). Kami memenuhi persyaratan,” ungkap Abd Hidayat Daeng Ngerang.
Baca Juga: Sikap Terpuji Husen Sarujin Kembalikan Uang Dianggap Gratifikasi ke UPG Kemenag Takalar
Pada kesempatan yang sama, Danny Pomanto juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Warga Bajeng atas gelar khas yang diberikan kepadanya.
Ini bukti kecintaan rakyat Bajeng untuk Danny Pomanto.
“Tadi kami didoakan oleh Imam Besar Masjid Limbung, sekaligus deberi gelar dan sebuah badik yang menjadi lambang patriotrisme dan kejantanan to Bajeng,” sebut Danny Pomanto.
“Di Galesong saya di beri gelar Daeng Naba, Di Ammatoa Dg Manai, Di Wajo saya Dg Manapi, dan di Polongbankeng digelari Karaeng Salamakka. Pokoknya sini doa keselamatan saya lengkap,” sambung Danny Pomanto.
Kata Danny Pomanto, hari ini dirinya melakukan kampanye dialogis dan berkumpul dengan ratusan masyarakat dalam sebuah niat baik untuk mengawal masa depan agar tidak sia-sia.
“Pilkada bukan sekedar hore-hore bukan pula sekedar hanya mencoblos tapi sebuah moment untuk memilih pemimpin yang bisa mengangkat harkat dan martabat rakyat,” pungkas Danny Pomanto.(***)
