POJOKSULSEL.com, TAKALAR - Sekda Takalar Muhammad Hasbi akhirnya angkat bicara terkait dugaan tudingan mengampanyekan anak Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, di depan para guru.

Menurut Sekda Takalar Muhammad Hasbi, potongan video pidato dirinya tersebut telah dipotong-potong dan dipolitisasi.

Sekda Takalar Muhammad Hasbi menjelaskan, pidato dirinya yang viral itu terjadi saat memberikan sambutan di acara Rembuk Guru Kabupaten Takalar, Rabu 10 Januari 2023 lalu.

Baca Juga: Bahtiar Baharuddin Dorong Petani Jadikan Hortikultura Cabai sebagai Tanaman Bisnis, Pemerintah Siapkan KUR

Acara itu pesertanya seluruh guru PNS, PPPK dan honorer Kabupaten Takalar.

Usai memberikan sambutan, kata Sekda Takalar Muhammad Hasbi, kemudian berlanjut diskusi dengan para guru.

Beberapa guru disebut mempertanyakan sejumlah guru honorer yang hingga kini belum diangkat menjadi PPPK.

Baca Juga: Lihat Nih! Andi Sudirman Sulaiman Disambut Hangat Warga Desa Punaga Kabupaten Takalar

Dari diskusi itu, Sekda Takalar Muhammad Hasbi mengaku memberikan penjelasan mengenai APBD Takalar yang belum bisa menjamin anggaran penambahan PPPK.

"Saya hanya mengkutip pernyataan Presiden Jokowi soal komitmen pengangkatan jutaan CPNS pada masa mendatang. Bukan mengajak memilih pasangan calon ataupun menyampaikan visi misi pasangan capres," jelasnya.

Dia pun menyesalkan adanya potongan video beredar yang telah dipenggal-penggal, tanpa menayangkan secara utuh dari alur diskusi dengan para guru tersebut.

Baca Juga: Pengelola TWA Bantimurung Kabupaten Maros Batasi Aktivitas Pengunjung Selama Musim Hujan

Sementara itu, Baswaslu Takalar dipastikan akan menelusuri viralnya video pidato Sekda Takalar Muhammad Hasbi.

Bawaslu Takalar menyebutkan, video viral Sekda Takalar Muhammad Hasbi menjadi informasi awal dugaan kampanye salah satu pasangan calon presiden wakil presiden untuk diusut.

Ketua Bawaslu Takalar Nellyati mengaku, video dugaan tidak netralnya Sekda Takalar Muhammad Hasbi selaku ASN, menjadi informasi awal.

Baca Juga: Akbar Ali Buka Musrenbang RKPD Kota Parepare Tahun 2025, Begini Pesannya

"Kami akan melakukan penelusuran terhadap video tersebut (pidato Sekda Takalar Muhammad Hasbi) dan memastikan prosesnya sesuai peraturan perundang-undangan," sebut Ketua Bawaslu Takalar Nellyati, Senin 15 Januari 2024.

Diberitakan, Sekda Takalar Muhammad Hasbi diduga mengampanyekan salah satu pasangan calon presiden wakil presiden, saat berpidato di depan rembuk guru.

Sekda Takalar Muhammad Hasbi diduga mengampanyekan salah satu capres di depan para guru di Museum Daerah Balla Apakka Sulapa di Kabupaten Takalar.

Baca Juga: Ketua DPRD Parepare Kaharuddin Kadir Serap Aspirasi Guru Mengaji hingga Imam Masjid

Dalam video yang beredar di media sosial, Sekda Takalar Muhammad Hasbi menyebutkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) janjikan akan angkat jutaan CPNS jika anaknya Gibran Rakabuming Raka menang.

Dikutip dari Pojoksatu.id, menurut Sekda Takalar Muhammad Hasbi dalam pidatonya yang viral itu, Jokowi sudah berjanji jika anaknya menang di Pilpres 2024, program pengangkatan jutaan CPNS akan terus dilanjutkan.

"Pak Jokowi sudah janjikan kalau anaknya [Gibran] menang, Insya Allah akan dilanjutkan program pengangkatan CPNS jutaan," katanya di video tersebut.

Baca Juga: Kapolda Sulsel Cek Surat Suara Hasil Sortir di Gudang Logistik KPU Kabupaten Gowa

Sekda Takalar Muhammad Hasbi menyebut janji dan program Jokowi tersebut perlu diapresiasi dan diteruskan.

Pasalnya, Kabupaten Takalar saat ini membutuhkan pengangkatan guru honorer ke tingkat selanjutnya, PPPK atau CPNS.

Video pidato Sekda Takalar Muhammad Hasbi mendapatkan tanggapan beragam dari netizen di media sosial.

Baca Juga: Keutamaan Puasa di Bulan Rajab, Lengkap dengan Bacaan Niatnya

***