POJOKSULSEL, MAKASSAR - DPD II Partai Golkar Polewali Mandar (Polman) merespons komunikasi Partai Gelora di Pilkada Polman 2024.
Sekretaris Golkar Polman Fariduddin Wahid membenarkan jika partai Gelora sudah berkomunikasi dengan Golkar soal Pilkada Polman 2024.
"Ya mengalir alami saja," kata Fariduddin Wahid kepada wartawan pojoksulsel, Rabu (1/5/2024).
Fariduddin Wahid mengatakan, Golkar hanya ingin meneruskan amanat DPP agar apa yang ada di koalisi nasional itu sedapat mungkin diteruskan di semua tingkatan. Dalam hal ini daerah, di provinsi maupun kabupaten.
"Itu arahannya DPP, tapi kan nanti faktanya seperti apa tentu kita akan lihat seperti apa," katanya.
Termasuk sebagai respons terhadap diusungnya Zainal Abidin sebagai bakal calon wakil bupati dari internal Gelora.
Baca Juga: Prof Husain Syam Ingin Pulang Kampung Bangun Sulbar Setelah Pensiun dari Rektor UNM
"Tadi kan disampaikan bahwa di internal Gelora, dia juga berpedoman pada hasil survei. Kemudian dalam survei itu dia mencoba simulasi antar Golkar Gelora. Jadi menurut dia meyakinkan," katanya
Fariduddin Wahid mengatakan, Golkar mulai 1 Mei sudah melakukan survei internal. Hasil survei kemungkinan besar sudah bisa diketahui pada pertengahan Mei mendatang
Karena itu, Golkar baru akan bisa lebih detail membahas arah koalisi di Pilkada Polman 2024, seteay ada hasil survei internal.
Baca Juga: INOVATIF! 2 Mahasiswa UIN Alauddin Makassar Desain Alat Penyaring Udara Ramah Lingkungan
"Sehingga, nanti kita akan berbicara jauh seperti apa rekomendasi rekomendasi survei," katanya.
Partai Golkar yang memiliki 7 kursi di DPRD, belum cukup untuk mengusung pasangan calon di Pilkada Polman 2024.
"Disadari bahwa 7 kursi hari ini belum cukup memenuhi persyaratan. Jadi kita butuh Koalisi dengan partai yang lain," kata Fariduddin Wahid.
"Sementara ini kami sudah mengambil formulir di Gelora untuk mencukupkan apa yang menjadi persyaratan aturan perundang-undangan kita," tambahnya.
Selain itu, Golkar juga sudah mengambil formulir pendaftaran cakada untuk Pilkada Polman 2024 di PKS.
Baca Juga: Kabupaten Luwu Zona Merah Bencana, Pj Bupati Saleh Jelaskan 2 Faktor Jadi Penyebab
"Insyaallah kami akan mengambil juga formulir di partai yang lain," tambahnya. ***

