POJOKSULSEL, LUWU TIMUR - Calon Gubernur Sulsel Danny Pomanto menegaskan agar masyarakat jangan terjebak dengan politik uang atau money politics. Danny Pomanto menyerukan lawan politik uang di Pilgub Sulsel 2024.

Pesan penting soal lawan politik uang di Pilgub Sulsel 2024 ini disampaikan Danny Pomanto saat berkampanye dialogis di Lampenai, Kecamatan Wotu, Luwu Timur (Lutim), Rabu (6/11/2024).

Danny Pomanto mengajak warga untuk tidak tergoda oleh sogokan dalam bentuk uang atau barang, karena dampaknya bisa merusak masa depan.

Baca Juga: BBGP Sulsel Gelar Jambore GTK Hebat 2024, Seleksi Guru dan Tenaga Kependidikan 3 Kategori

“Pilkada adalah momen untuk merubah nasib. Jangan salah pilih, karena salah pilih masa depan kita taruhannya. Jangan mau disogok,” tegas Danny Pomanto.

Danny Pomanto mengibaratkan bahwa satu amplop yang diterima bisa berdampak besar terhadap alam dan kekayaan daerah.

“Satu amplop bisa menghilangkan gunung. Gara-gara amplop, gunung kita bisa hilang. Banyak gunung di Luwu Raya yang kaya raya dan indah, jangan sampai hilang karena keserakahan segelintir orang,” ujar Danny Pomanto mengingatkan.

Baca Juga: Alumni Pesantren Se-Sulselbar Antusias Sambut AFT, 12 Klub Futsal Sudah Daftar

Sekadar diketahui, Danny Pomanto maju dalam pertarungan Pilgub Sulsel 2024 bersama Calon Wakil Gubernur Azhar Arsyad yang menggunakan tagline DIA di Pilgub Sulsel.

Menghadapi ancaman politik uang, Danny Pomanto memberikan strategi cerdas.

“Ambil saja amplopnya, tapi tetap pilih nomor 1. Karena insya Allah, dengan nomor 1 masa depan kita berubah,” kata Danny Pomanto seraya warga meneriakkan yel-yel tetap pilih nomor 1.

Baca Juga: Pilkada Sebagai Sarana Memperkuat Identitas Lokal: Menggali Potensi dan Merawat Kearifan

Danny Pomanto menekankan pentingnya menjaga harga diri dan integritas. Terlalu murah harga diri kita, lanjut walilota terbaik Asean itu, kalau dihargai hanya dengan satu amplop.

“Sayangilah gunung kita, jangan sampai hilang. Kita harus niatkan kemajuan kampung kita dan membangun Luwu Raya agar lebih baik,” kata Danny Pomanto.

Ajakan Danny Pomanto ini mendapat dukungan kuat dari tokoh masyarakat dan warga yang hadir.

Warga sepakat untuk tidak tergoda oleh politik uang dan memilih pemimpin yang benar-benar peduli dengan masa depan daerah.

Sementara itu, tokoh adat Macoa Bawalipu, Bau M. Aras To Baji, turut hadir dan mengingatkan warga untuk cerdas dalam memilih pemimpin di Pilgub Sulsel 2024.

Dirinya mengajak warga untuk mencoblos nomor urut 1 karena diyakini dapat membawa perubahan nasib rakyat Sulsel lebih baik, termasuk di Luwu Timur. (***)