POJOKSULSEL, LUWU TIMUR - Rasa sakit hati dirasakan warga Luwu Timur (Lutim) atas perubahan nama bandara mereka. Warga Lutim menggantung asa kepada Calon Gubernur Danny Pomanto untuk mengembalikan nama Bandara Sorowako.
Diketahui, Bandara Sorowako telah diubah namanya menjadi Bandara Andalan Datuk Patimang. Kekecewaan itu disampaikan Rahmania Jayusman, salah satu warga Lutim usai Danny Pomanto bersama rombongannya melakukan kampanye di Kecamatan Towuti, Luwu Timur, Selasa (5/11/2024).
Rahmania Jayusman mengatakan, nama bandara itu diubah dimasa Andi Sudirman Sulaiman (ASS) menjabat sebagai Gubernur Sulsel. Adapun nama Andalan itu merupakan tagline dari ASS.
“Itu menyakitkan, bahwa bandara itu icon kebanggaan kami, kenapa diubah namanya Andalan di situ,” kata Rahmania Jayusman melalui rekaman videonya.
Rahmania Jayusman mengatakan, Lutim tidak kehilangan tokoh. Tapi kenapa tidak digunakan sebagai icon pada nama Bandara Sorowako. Rahmania berharap agar Danny Pomanto dapat mengubah kembali nama bandara itu jika terpilih sebagai Gubernur Sulsel.
“Padahal kami di sini banyak orang tua (tokoh) yang bisa dijadikan nama mereka. Tapi kenapa bisa Andalan, kami minta Pak Danny nanti untuk mengubah nama bandara dikembalikan ke aslinya,” ucap Rahmania Jayusman.
Menurut Rahmania Jayusman, figur seperti Danny Pomanto sangat diharapkan di Sulawesi Selatan. Karena orangnya merakyat dan menghargai icon dari masing-masing daerah.
“Saya salah satu perempuan yang agak cukup keras dalam hal (memilih pemimpin), dan saya lihat sosok Pak Danny itu bisa merakyat,” pungkas Rahmania Jayusman.
Hal senada juga disampaikan tokoh masyarakat Lutim, Jufri Tosalili. Dia mengatakan bahwa dirinya sangat kecewa dengan pergantian nama bandara Sorowako dengan Andalan Datuk Patimang.
“Itu sangat melukai hati masyarakat Sorowako, jadi kami meminta ke Pak Danny (Danny Pomanto) jika terpilih (Gubernur Sulsel) agar jangan sampai hal seperti itu terjadi,” katanya.
Dia juga menitipkan harapan ke Danny Pomanto agar lebih menjaga tradisi dan budaya di Sulsel, dan mementingkan rakyat.
“Kami tidak ingin pemimpin yang lebih mementingkan segelintir saja, tapi ke seluruh masyarakat,” paparnya.
Sakit hati yang mendalam itu disampaikan kepada Danny Pomanto saat Calon Gubernur Sulsel Nomor urut 1 itu melakukan silaturahmi dengan masyarakat, di Kecamatan Nuha, Sorowako, Lutim, Selasa (5/11/2024).
Diketahui, Danny Pomanto maju bertarung di Pilgub Sulsel bersama Calon Wakil Gubernur Azhar Arsyad mengunakan tagline DIA. Dalam rangkaian kampanyenya di Luwu Raya, Danny Pomanto disambut tokoh masyarakat Sorowako, yang sangat bersemangat menyambut Danny Pomanto hadir ditengah-tengah masyarakat.(***)
