POJOKSULSEL, MAKASSAR - Partai Nasional Demokrat (NasDem) berhasil meloloskan 29 calon anggota legislatif (caleg), pada pemilihan legislatif (Pileg 2024) tingkat DPRD kabupaten, DPRD provinsi, dan DPR RI di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).
Total jumlah tersebut secara rinci, yaitu 23 caleg DPRD kabupaten se-Sulbar, lima caleg DPRD provinsi, dan satu caleg DPR RI.
NasDem mencatat rekor pada Pileg DPR RI Dapil Sulbar. Suara figur Ratih Megasari Singkarru hampir mencapai 130 ribu. Perolehan itu menempatkan NasDem kokoh pada kursi pertama Pileg DPR RI Dapil Sulbar.
Baca Juga: Pemprov Sulbar Dibantu Kalla Group untuk Pembangunan Jalan dan Jembatan , Nilainya Fantastis
Tidak hanya itu, NasDem berhasil mendudukkan para calegnya pada enam kabupaten di Sulbar. Lima di antaranya masuk dalam unsur pimpinan DPRD Kabupaten.
"Secara keseluruhan kita melihat bahwa persebaran leta kekuatan NaaDem itu sudah merata," kata Sekretaris DPW NasDem Sulbar, Abdul Rahim kepada wartawan pojoksulsel, Kamis (7/3/2024).
Abdul Rahim menilai, hasil yang dicapai NasDem pada Pileg 2024, membuktikan bahwa konsolidasi partai berjalan sangat baik di semua kabupaten. Hal itu juga membawa optimisme bahwa NasDem bisa naik great pada Pemilu berikutnya.
Baca Juga: Daftar Lengkap 25 Pj Kades di Kabupaten Mamuju, Ingat Sejumlah Pesan Penting Sitti Sutinah Suhardi!
Karena itu, kata dia, konsolidasi struktur dan kader hingga anggota legislatif Partai NasDem di Sulbar akan dilakukan secara maksimal.
"Ini akan menjadi modal besar Partai NasDem di Sulbar untuk bisa memenuhi target target besar di masa yang akan datang," ujar Abdul Rahim.
Pada kesempatan itu, Abdul Rahim memastikan jika caleg-caleg NasDem yang lolos pada Pileg 2024 adalah pekerja keras dengan mengedepankan politik gagasan.
"Karena kami masih konsisten dengan tagline apa yang menjadi spirit perjuangan besar partai NasDem, bahwa kita ini adalah politik gagasan, bukan politik yang ikut-ikutan melakukan politik transaksional atau politik mahar," ungkap Wak Ketua DPRD Sulbar itu.
Baca Juga: Sosok Prof Muhsin Mahfudz, Putra Daerah Sulbar Dikukuhkan Sebagai Guru Besar UIN Alauddin Makassar
Karena itu pula, lanjut Abdul Rahim, NasDem akan ikut memainkan penan strategis pada Pilkada serentak bulan November mendatang. NasDem akan berusaha untuk mengusung calon.
Ia mengatakan, pada Pilkada serentak, baik Pibup maupun Pigub akan menjadi ikhtiar NasDem dalam mengusung kader.
"Tapi tentu bukan berarti juga sesuatu yang mutlak bahwa hanya kader yang boleh diusung," katanya.
Ia menjelaskan bahwa ada tradisi politik di NasDem yang membuka ruang untuk mengusung figur eksternal. Tentu dengan sejumlah pertimbangan.
Misalnya, melihat hasil survei figur eksternal, kapasitas, dan komitmen figur eksternal dalam membangun daerah.
Baca Juga: SIMAK! Prof Muhsin Mahfudz Singgung Tafsir Tentang Uang Panai saat Sampaikan Pidato Guru Besar
Telepas dari itu, Abdul Rahim mengatakan, soal figur yang akan diusung NasDem di Pilkada serentak akan lebih dulu meminta arahan dari DPP.
"Tentu akan ada juknis dan juklak yang akan menjadi pedoman kita di dalam melakukan proses seleksi dan rekrutmen figur yang akan dimajukan di Pilkada serentak nanti di November," katanya. ***


