POJOKSULSEL, MAKASSAR - Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, melontarkan kelakar yang langsung mengundang tepuk tangan peserta Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD I Partai Golkar Sulsel di Claro Hotel Makassar, Sabtu (18/7/2026).
Di tengah sambutannya, Bahlil sempat menyinggung sosok yang akan memimpin DPD I Partai Golkar Sulsel. Meski disampaikan dengan nada bercanda, pernyataan itu memancing perhatian para kader yang hadir.
"Tapi untuk Golkar Sulsel kita kasih yang lebih senior sedikitlah," ujar Bahlil Lahadalia, disambut tepuk tangan peserta Musda seperti disiarkan akun Youtube Kabar Golkar, Sabtu (18/7/2026).
Baca Juga: Operasi SAR KM Nurul Salsa Diperluas, KN Pacitan Ikut Dikerahkan Cari 25 Korban
Sebelumnya, Bahlil memperkenalkan sejumlah pengurus DPP Partai Golkar yang mendampinginya dalam pembukaan Musda, termasuk Sekretaris Jenderal Partai Golkar serta Gubernur Nusa Tenggara Timur yang juga Ketua DPD I Golkar NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena.
Dalam sambutannya, Bahlil juga menekankan pentingnya regenerasi dan kemampuan Partai Golkar membaca perubahan karakter pemilih menjelang Pemilu 2029.
Menurutnya, sekitar 73 persen pemilih pada Pemilu 2029 berada pada rentang usia 17 hingga 50 tahun. Karena itu, partai harus mampu memahami kebutuhan dan aspirasi kelompok pemilih produktif tersebut.
Baca Juga: Siapa Saja 4 Guru Besar Baru Unhas? Ini Bidang Keahlian dan Riset yang Mereka Kembangkan
"Karena pemilih pada Pemilu 2029 itu usia 17 sampai 50 tahun mencapai 73 persen. Jadi kalau mau bicara transformasi untuk memahami apa keinginan rakyat secara mayoritas, tidak ada lawan. Dan jangan tanyakan ilmu itu kepada Partai Golkar," kata Bahlil.
Meski begitu, ia kembali melempar candaan terkait proses pemilihan Ketua Golkar Sulsel. Bahkan, Bahlil menyinggung jumlah calon yang akan bertarung dalam Musda.
"Kenapa sih Musda saja belum mulai, calon sudah ada berapa?" tanya Bahlil kepada peserta.
Baca Juga: FAH UIN Alauddin Makassar Tambah Tiga Lektor Kepala, Ini Jejak Keilmuan Para Dosen Muda
Saat peserta menjawab hanya ada satu calon, suasana ruangan pun kembali diwarnai gelak tawa.
Pada kesempatan yang sama, Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa berbicara partai Golkar di wilayah timur, simpulmya adalah Sulawesi Slelatan.
Tidak hanya itu, kejayaan Partai Golkar di wilayah Timur selalu semuanya mengambil contoh di Sulawesi Selatan.
"Tidak hanya itu kepemimpinan politik nasional yang berada di wilayah timur selalu merujuk kepada Sulawesi Selatan," katanya. ***

