POJOKSULSEL, MAKASSAR - Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Rabitha Khirrijj Ma’had Hadits (RHMH) Aljunaidiyah Muhammad Tonang resmi membuka Aljunaidiyahh Futsal Tournament (AFT) Cup I. Pembukaan berlangsung di lapangan futsal NTI Makassar, Jumat (6/12/2024).

Dalam sambutannya, Ketua DPP RHMH aljunaidiyah Muhammad Tonang sangat mengapresiasi atas terselenggaranya Aljunaidiyah Futsal Tournament Cup I. Menurut Muhammad Tonang, AFT Cup I ini merupakan wadah untuk mempererat tali silaturrahim dan kebersamaan melalui olahraga.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada kita semua terutama kepada panitia atas terselenggaranya turnamen ini yang diadakan RHMH Aljunaidiyah Biru untuk mempererat silaturrahim," kata Muhammad Tonang.

Baca Juga: Catatan Djusman AR Menyambut Perayaan Hari Anti Korupsi Dunia 9 Desember 2024

Menurut Muhammad Tonang, yang kini menjabat sebagai kepada Kantor Wilayah Departemen Agama (Kanwil Depag) Sulawesi Selatan (Sulsel), pertandingan futsal ini juga bertujuan untuk menumbuhkan semangat olahraga sehingga Kesehatan rohani maupun jasmani selalu terjaga serta kebugaran fisik.

"Selain silaturrahim, kegiatan ini juga bertujuan untuk manjaga kesehatan jasmani maupun rohani dan semoga kegiatan ini bisa mengantar kita lebih bugar lagi," jelas Muhammad Tonang.

"Selain mengasah dari pada fisik dan mental, kita membutuhkan pemuda dan pemudi para alumni pondok pesantren yang tangguh. Ketangguhan itu bisa diliat dari aspek fisik dan aspek mentalnya," sambung Muhammad Tonang.

Baca Juga: Puan Maharani Terima Penghargaan dari Universitas Hasanuddin, Inilah Sederet Peraih Apresiasi Unhas

Sementara itu, Ketua DPC RHMH Aljunaidiyah Makassar Bakri menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui sesama alumni pondok pesantren. "Kegiatan ini diselanggarakan untuk mengetahui satu sama lain antar pondok pesantren," kata Bakri.

Lanjutnya ketua DPC RHMH Makassar, juga menekankan kepada seluruh peserta dan pengadil di lapangan agar selalu menjaga sportifitas dalam pertandingan nanti.

"Jadi dalam permainan nanti saya menekankan kepada wasit dan seluruh tim yang bertanding agar selalu menjaga sportifitas, karena jangan sampai kegiatan yang tujuan awalnya untuk silaturrahim malah jadi bentrok," ucap Bakri.

Baca Juga: Ternyata Ikan Mola Mola Beberapa Kali Terdampar di Pantai Perairan Majene, Pernah Diteliti Dosen Unsulbar

Ketua Panitia Aljunaidiyah Futsal Tournament Cup 1 Muhammad Nur dai Bahtiar berharap agar semua tim yang bertanding dapat menjaga sportivitas serta ketertiban demi kesuksesan kegiatan AFT Cup 1.

AFT diikuti oleh 28 tim dari 18 pondok pesantren Se-Sulselbar yang terbagi dari beberapa grup. Turnamen akan berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 6-8 di lapangan futsal NTI Makassar.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, secara teknis, pendaftran Tournament Futsal Al-Junaidiyah Cup 1 sudah di buka sejak 28 Oktober hingga 1 Desember 2024. Para tim yang bertanding akan memperebutkan piala, trophy, sertifikat, serta uang tunai. Hadiah tambahan yang akan diberikan yaitu top score, best keeper, fair play serta best supporter. Total hadiah bernilai puluhan juta.

Aljunaidiyah Futsal Tornament Cup 1 yang menargetkan peserta 32 tim dengan peserta dari alumni pesantren se-Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar).

Untuk informasi lebih lanjut, akun resmi intagram @aljunaidiyah_cup1 atau dapat menghubungi panitia melalui kontak yang tersedia nomor Whatsapp 0821 5402 6694 (Panitia Pelaksana)/0887 0586 9346 (Panitia Pelaksana).

Baca Juga: Ikan Terdampar di Pantai Tinambung Majene, Dosen Unsulbar Jelaskan Tentang Ikan Mola Mola

Sekadar diketahui, tim Futsal Alumni Ajunaidiyah sudah beberapa kali tampil sebagai juara futsal yang digelar di Sulsel. Bahkan dalam kompetisi futsal antaralumni pondok pesantren se-Sulselbar, tim Futsal Aljunaidiyah meraih juara 1 sebanyak tiga kali berturut turut.

"Inilah yang memicu kami untuk juga membuat Aljunaidiyah Futsal Tornament Cup 1. Sekali-kali kita jadi pelaksana kegiatan," kata Ketua Panitia Aljunaidiyah Futsal Tornament Cup 1 Muhammad Nur Dai Bahtiar.

Pesantren Modern Aljunaidiyah Biru Bone didirikan oleh Anregurutta KH Djunaid Sulaiman sekitar tahun 1970-an. Kini, Pesantren Modern Aljunaidiyah sudah memiliki dua kampus, kampus 1 di Jalan Biru Kota Watampone dan kampus 2 di daerah Passippo, Kecamatan Palakka, Bone.

Santri Pesantren Modern Aljunaidiyah Biru Bone kini sudah mencapai sekitar 800 orang. Ribuan alumni Pesantren Aljunaidiyah kini sudah tersebar di Indonesia dan dunia dengan berbagai profesi.(***)