POJOKSULSEL.com, MAKASSAR - Komunitas otomotif Duck Speed Indonesia (DSI) bersama Ikatan Motor Indonesia Sulawesi Selatan - IMI Sulsel laksanakan kejuaraan provinsi balap mobil drag race seri IV.
Kejurprov drag race seri IV ini sekaligus putaran terakhir untuk tahun 2023. Balapan akan berlangsung di Pangkalan Udara (Lanud) Hasanuddin Kabupaten Maros, 24-26 Mei 2028.
Baca Juga: Danny Pomanto Minta Stop Balap Liar, Sirkuit Resmi Selesai Tahun Depan
Duck Speed Indonesia selaku pelaksana kejuaraan provinsi drag race seri IV ini menargetkan 750 starter yang akan bersaing pada 3 kelas utama dan 25 kelas suporting.
Panitia pelaksana menyiapkan total hadiah Rp150 juta dan sebuah sepeda motor sebagai hadiah utama.
Ketua Panitia Pelaksana Irsan Sayuti mengatakan, untuk race dilaksanakan selama dua hari, sementara di hari pertama dilakukan scrutineering. Ini merupakan tahapan pemeriksaan kendaraan para peserta.
Baca Juga: Lomba Balap Karung Pemuda Dan Perempuan Gowa Semarakkan HUT RI ke 78
"Pemeriksan berlangsung di Lanud Hasanuddin pada Jumat (24/11/2023) pagi hingga seluruh kendaraan peserta selesai dicek kelayakan dan spesifikasi berdasarkan kelas," ucap Irsyan.
Ketua Komisi Teknis IMI Sulsel sekaligu Racing Comite pada Kejurprov Drag Race seri IV, Hasanuddin menjelaskan tujuan event ini yakni mencari drag starter muda yang bisa mewakili Sulsel pada event Nasional.
"Jadi ini sudah putaran ke empat, atau putaran terakhir tahun ini. Di akhir event nanti, IMI Sulsel akan memberikan reword kepada starter terbaik," ucap Hasanuddin.
Lebih lanjut Hasanuddin menjelaskan terkait dipilihnya kembali Pangkalan Udara (Lanud) Hasanuddin sebagai venue kejuaraan. Menurut dia, lintasan di Lanud Hasanuddin adalah salah satu yang terbaik di Indonesia.
Baca Juga: Inilah Tiga Mahasiswa UIM Al Gazali Raih Juara 1 dan 3 pada MTQ Mahasiswa Nasional 2023 di Malang
"Saya sudah bertugas di berbagai daerah, dari Papua, Jawa, Kalimantan samapai Sumatera, dan menurut saya lintasan di Lanud Hasanuddin yang terbaik," kata Hasanuddin.
Salain lintasan yang lebar dan panjang sesuai regulasi. Yakni lebar minimal 12 meter masing masing lintasan minimal 6 meter.
"karakteristik lintasan di area pengereman ada tajakan, bisa mengantisipasi jika ada kendaraan yang bermasalah pada pengereman," jelas Hasanuddin.
Lettu Nan Sulthan perwakilan dari Lanud Hasanuddin menjelaskan bahwa pihak Lanud Hasanuddin akan terus mendukung event event di Sulsel.
"Ini salah satu bukti bawah kami TNI AU mendukung segala kegiatan di Sulsel, termasuk event olahraga. Kami hanya berpesan, tetap utamakan keselamatan, itu yang paling penting," ucapnya.



