POJOKSULSEL, MAKASSAR - Kota Makassar kembali dipercaya menjadi tuan rumah Sirkuit Nasional B (Sirnas B) bulutangkis 2025. Pembukaan Sirnas B berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Politeknik Kesehatan Makassar atau Poltekkes Makassar Kampus Tidung, Senin (5/5/2025).

Sirnas B 2025 di Kota Makassar dihadiri oleh Kepala Bidang Turnamen Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Prof. Herman Subarjah. Sirkuit Nasional B di GOR Poltekkes Makassar akan berlangsung hingga 10 Mei mendatang.

Selama pelaksanaan, Sirkuit Nasional B atau Sirnas B akan menggunakan dua lokasi pertandingan, yaitu GOR Poltekkes Makassar Kampus Tidung dan GOR Poltekkes Makassar kampus Banta-Bantaeng.

Baca Juga: Kuota Siswa Baru SMA di Makassar 23 Ribu, Iqbal Nadjamuddin Siapkan Opsi Jika Pendaftar Membeludak

Herman Subarjah mengatakan, Kota Makassar, menjadi gelaran kedua Sirnas B tahun ini setelah sebelumnya dilangsungkan di Batam. Jumlah peserta mencapai 553 atlet muda dari berbagai daerah di Indonesia.

"Sirkuit Nasional di Indonesia itu ada 10 turnamen. Sekarang ini Sirkuit Nasional B yang kedua kali dilaksanakan di Makassar. Sebelumnya di Batam. Dan yang sudah dilakukan Sirkuit Nasional A minggu kemarin di Surabaya," kata Herman Subarjah kepada wartawan di Makassar, Senin (5/5/2025).

Menurut Prof Herman, jumlah peserta sebenarnya mendekati 600, namun beberapa di antaranya terpaksa mundur karena kendala teknis, seperti penerbangan.

Baca Juga: Operasi Sikat Marano: Polisi Bekuk Bos Geng Polman Well, Bawa Parang Saat Ditangkap

"Alhamdulillah peserta ada 553, merupakan kejuaraan yang cukup antusias, di atas 500, sesuai dengan target kami," katanya.

Pada kesempatan itu, Prof Herman mengapresiasi kesiapan fasilitas yang digunakan. Salah satu faktor pendukung kesuksesan turnamen ini adalah tersedianya gedung olahraga yang representatif, baik dari segi infrastruktur maupun kelayakan standar nasional.

"Kebetulan di Makassar ini ada gedung yang bagus yang representatif untuk kejuaraan-kejuaraan nasional maupun internasional," ujarnya.

Baca Juga: Gara-Gara Ucapan ke Ibu Tiri, Pemuda di Matakali Dihajar Empat Remaja, Korban Luka di Kepala

Prof Herman Subarjah mengatakan, Sirnas B khusus mempertandingkan kelompok usia dini, anak-anak, dan pemula hingga kategori Under-15 (U-15).

Ia menekankan pentingnya pemerataan pembinaan, terutama untuk kategori usia dini, yang menjadi fokus utama dalam Sirnas B.

Oleh karena itu, seri-seri Sirnas B ditempatkan di luar Jawa, di mana pembinaan atlet muda sedang berkembang pesat.

Sementara itu, Ketua PBSI Sulawesi Selatan, Devo Khadafi, mengungkapkan antusiasme yang tinggi terhadap pelaksanaan Sirkuit Nasional B (Sirnas B) 2025 di Kota Makassar.

Menurut Devo, jumlah peserta yang tercatat pada turnamen kali ini menunjukkan lonjakan signifikan dibanding dua tahun sebelumnya.

Baca Juga: Warga Gowa Terseret Arus Sungai Takapala Saat Pompa Air, Basarnas Kerahkan Tiga SRU

Dari total 553 atlet muda yang berlaga, hampir 200 di antaranya berasal dari Sulawesi Selatan (Sulsel), sisanya datang dari berbagai provinsi di Indonesia.

"Ini peningkatan dibandidangkan dua tahun lalu, pesertanya cuma 473. Sekarangt ini 553, jadi ada peningkatan yang signifikan," kata Devo.

Ia mengatakan, peningkatan peserta yang mengikuti Sirnas B menunjukkan tren positif dalam pembinaan atlet muda di daerah, khususnya di Sulsel.

Baca Juga: Pemprov Sulsel Godok Sekolah Pulau, Iqbal Nadjamuddin Jelaskan Model Pembelajaran

"Kita berharap ke depannya jumlahnya makin signifikan, kita berharap malah target kami untuk Sirnas berikutnya itu sekitar 700," katanya.

Ia menegaskan bahwa peningkatan jumlah peserta ini menjadi indikator penting bahwa kejuaraan seperti Sirnas B memberi dampak nyata dalam menjaring talenta muda dari berbagai penjuru negeri.

***