POJOKSULSEL, MAKASSAR - Presiden RI Joko Widodo merespons keputusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang memecat Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari.

"Pemerintah menghormati kewenangan DKPP dalam memutuskan itu," kata Presiden Jokowi kepada wartawan di sela kunjungan kerja ke Sulsel, Kamis (4/7/2024).

Presiden Jokowi mengatakan, meskipun Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari dipecat, namun pemerintah akan memastikan pelaksanaan Pilkada serentak 2024 akan berjalan dengan baik, lancar, jujur, dan adil.

Baca Juga: Sekda Kota Parepare, Husni Syam Pimpin Pemantauan Stok dan Harga Bahan Pokok

"Dan pemerintah juga akan memastikan bahwa Pilkada tetap berjalan dengan baik lancar nantinya jujur dan adil," kata Presiden Jokowi.

Diketahui, Jokowi melakukan kunjungan kerja selama dua hari di Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis dan Jumat (4-5/7/2024).

Kunjungan kerjanya diawali dengan memantau pompanisasi bantuan Kementerian Pertanian RI di Desa Jaling Kabupaten Bone. Ia didampingi oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Baca Juga: Saiful Jihad Minta PKD Lakukan Pengawasan Melekat Proses Coklit

Ia mengatakan, pompanisasi adalah upaya pemerintah memastikan petani tidak terganggu saat musim kekeringan terjadi.

"Kita harapkan pada suatu saat nanti kering, panas tidak mengganggu produktivitas para petani," ungkap Jokowi.

Ia mengatakan, semua negara di dunia saat ini mengalami kekeringan yang berdampak pada menurunnya produksi beras.

Baca Juga: SELAMAT! 1.232 Tenaga PPPK Luwu Utara Terima SK Pengangkatan, Simak Pesan Bupati Indah

"Sehingga kita ngga mau, dikejar dengan cara pompanisasi," katanya.

Pompanisasi tidak hanya dilakukan di Sulawesi Selatan. Melainkan juga dipasang pada provinsi-provinsi lumbung pangan.

"Kami juga nda hanya di Sulsel aja. lumbung padi Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Lampung, Sulsel, semuanya, dengan proses sedang dikerjakan," ungkapnya. ***