POJOKSULSEL.com, JAKARTA - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengeluarkan instruksi kepada para direktur dan Kakanwil Kemenag di daerah jelang pemberangkatan jemaah haji 2025.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyebutkan, koordinasi dan komunikasi wajib dilakukan oleh para direkrut dan Kakanwil yang membawahi urusan ibadah haji 2025.
Koordinasi tersebut harus intens agar informasi terbaru persiapan haji 2025 ini diketahui seluruh pihak dari pusat hingga daerah.
"Koordinasi persiapan haji ini harus terus ditingkatkan," sebut Menteri Agama Nasaruddin Umar saat memimpin rapat koordinasi penyelenggaraan ibadah haji, Sabtu 8 Februari 2025.
Diketahui, pemberangkatan jemaah haji 2025 ini direncanakan mulai masuk asrama haji mulai Tanggal 1 Mei 2025.
Dan jemaah haji diterbangkan ke Arab Saudi pada Tanggal 2 Mei 2025 mendatang.
Baca Juga: Gempa M 4.1 di Kabupaten Bone, BBMKG: Akibat Adanya Aktivitas di Patahan Walanae
"Para direktur dapat menyampaikan updating persiapan detail agar diketahui teman-teman di daerah. Para Kakanwil Kemenag silakan bertanya bila ada informasi yang belum jelas agar mendapatkan jawabannya," tambah Nasaruddin Umar.
Diberitakan Pojoksulsel.com, Kementerian Agama atau Kemenag menjadwalkan kembali pelunasan biaya haji 2025 mulai Tanggal 17 Februari 2025 mendatang.
Hal ini dilakukan untuk mengisi sisa kuota akhir jemaah haji yang berangkat tahun ini.
Kemenag telah menutup pelunasan biaya perjalanan ibadah haji atau Bipih bagi jemaah haji khusus per Jumat 7 Februari 2025 kemarin.
Dari data Kemenag, total ada 11.232 jemaah haji khusus yang melunasi biaya haji 2025 hingga batas akhir pelunasan.
Kuota haji khusus untuk Tahun 2025 ini berjumlah sebanyak 17.680 orang.
Terdiri dari 12.724 jemaah haji khusus berdasarkan nomor urut, 3.404 jemaah haji khusus lunas tunda.
Lalu ada pula 177 jemaah haji khusus prioritas lanjut usia, serta sisanya sebanyak 1.375 petugas haji.
***



