POJOKSULSEL, JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melantik Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo sebagai Kapolda Sulawesi Selatan (Kapolda Sulsel) dan Irjen Pol Endi Sutendi sebagai Kapolda Sulawesi Tengah (Kapolda Sulteng). Keduanya merupakan lulusan Akpol 1991, satu angkatan dengan Kapolri.

Djuhandhani Rahardjo menggantikan Irjen Rusdi Hartono sebagai Kapolda Sulsel. Sementara Endi Sutendi menggantikan Irjen Agus Nugroho sebagai Kapolda Sulteng.

Kapolda Sulsel Djuhandhani Rahardjo sebelumnya menjabat sebagai Dirtipidum Bareskrim Polri. Kapolda Sulteng Endi Sutendi sebelumnya menjabat sebagai Waastamaops Kapolri.

Baca Juga: Sitti Sutinah Suhardi Lantik 4 Pejabat Eselon Dua Pemkab Mamuju, Ini Daftarnya

Selain itu, Kapolri juga melantik Irjen Pol Helfi Assegaf menjadi Kapolda Lampung dan Irjen Pol Viktor Theodorus Sihombing sebagai Kapolda Kepulauan Bangka Belitung. Dua Kapolda baru di Pulau Sumatera itu adalah alumni Akpol 1992.

Selanjutnya, Irjen Pol Agus Nugroho dilantik menjadi Kadivkum Polri dan Kombes Pol. Emi Sumijati dilantik dalam jabatan baru sebagai Kasetum Polri.

Upacara pelantikan dan serah terima jabatan sejumlah pejabat tinggi (Pati) dan menengah (Pamen) Polri dilaksanakan di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Rabu (29/10/2025).

Baca Juga: Dorong OMS Lebih Mandiri, Ananta Fund Siapkan Skema Hibah Berkelanjutan dengan Cara Ini

Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa rotasi tersebut merupakan bagian dari mekanisme pembinaan karier yang terencana dan berkelanjutan.

"Rotasi dan promosi jabatan ini adalah bentuk penyegaran organisasi sekaligus bagian dari komitmen Kapolri dalam memperkuat soliditas, profesionalisme, dan efektivitas kinerja Polri di seluruh lini," ujar Trunoyudo dikutip laman Tribrata News Polri.

Ia menambahkan, dinamika jabatan di tubuh Polri juga menjadi langkah regenerasi kepemimpinan agar institusi mampu beradaptasi dengan tantangan tugas di era modern.

Baca Juga: Nama-nama Pejabat Pemkot Makassar yang Dilantik, Jaksa Jabat Kabag Hukum

"Setiap pejabat yang dipercaya menduduki jabatan baru diharapkan dapat langsung beradaptasi dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, sesuai dengan semangat Presisi yang menjadi pedoman utama Polri," tegasnya.

***