POJOKSULSEL, MAKASSAR - Kabar duka, Prof Alwi Dahlan wafat pada usia 90 tahun. Almarhum yang dikenal sebagai Bapak Ilmu Komunikasi Indonesia kembali ke haribaan ilahi pada, Rabu (20/3/2024).

Wafatnya Bapak Ilmu Komunikasi Indonesia Prof Alwi Dahlan yang juga guru besar Universitas Indonesia itu disampaikan oleh Asisten Deputi Organisasi Kepemudaan dan Kepramukaan Kemenpora RI, Dr Amar Ahmad." Oh iye, ini baru ke rumah duka (Prof Alwi Dahlan)" kata Amar Ahmad, Rabu (20/3/2024).

Baca Juga: 11 Syarat Pendaftaran Calon Siswa Baru atau PPDBM MAN 3 Makassar 2024, Wajib Tes Qira'ah dan Praktik Ibadah

Amar Ahmad mengatakan, Bapak Ilmu Komunikasi Indonesia Prof Alwi Dahlan disemayamkan di rumah duka Jalan Puri Mutiara III No A4, Cipete Selatan, Jakarta Selatan

Ia mengatakan, berdasarkan informasi dari pihak keluarga bahwa almarhum Prof Alwi Dahlan meninggal dunia pada Rabu, 20 Maret 2024, pada pukul 08.15 WIB.

Almarhum Prof Alwi Dahlan akan dimakamkan di San Diego, Karawang, Jawa Barat setelah Zalat Zuhur.

Baca Juga: Sitti Sutinah Suhardi Tunaikan Zakat Fitrah, Berapa Besaran yang Ditetapkan Baznas Mamuju?

Amar Ahmad mengatakan, Prof Alwi Dahlan adalah guru besar Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia dan Guru Besar Ilmu Komunikasi Unhas.

"Beliau adalah Bapak Komunikasi Indonesia. Guru Besar Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia dan Guru Besar Ilmu Komunikasi Unhas," ungkap Amar Ahmad.

Prof Alwi Dahlan lahir pada 15 Mei 1933 di Kota Padang, Sumatera Barat.

Prof Alwi Dahlan merupakan menteri penerangan pada masa Presiden Soeharto.

Baca Juga: Informasi Lengkap Pendaftaran Siswa Baru MAN 2 Makassar 2024, Jadwal, Syarat, Terima Jalur Prestasi, Reguler, dan Afirmasi

Tahun 1961, menyelesaikan pendidikan sarjana di American University, Washington DC.

Setelahnya, ia mengambil gelar Master of Arts dalam bidang ilmu komunikasi di Universitas Stanford tahun 1962.

Tepat pada tahun 1967, dirinya meraih gelar doktor di Universitas Illinois, Amerika Serikat.

Prof Alwi Dahlan sukses menjadi orang pertama di Indonesia memiliki gelar doktor Ilmu Komunikasi. ***