POJOKSULSEL, MAKASSAR - HM Jusuf Kalla calon tunggal Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI).

Jusuf Kalla mendapatkan dukungan di atas 50 persen sebagai bakal calon Ketua Umum PMI.

Ketua Panitia Munas ke 22 PMI, Fachmi Idris mengatakan, sebelumnya ada dua nama bakal calon ketua umum PMI, yakni Agung Laksono dan Jusuf Kalla.

Baca Juga: Siapa Firdaus Hamid? Diperkenalkan Ketua Senat Akademik Unhas sebagai Profesor Baru

Hanya saja, dukungan terhadap Agung Laksono tidak mencapai ambang batas 20 persen untuk menjadi bakal calon Ketua Umum PMI.

"Artinya, Jusuf Kalla adalah calon tunggal,” kata Fachmi Idris dalam siaran pers PMI, Senin (9/12/2024).

Fachmi Idris menjelaskan prosedur penjaringan bakal calon ketua Umum PMI, yang diatur dalam pasal 66 ayat 1 dan 2 Anggaran Rumah Tangga PMI.

Baca Juga: Mobil Wadek I FEBI UIN Alauddin Makassar Kecelakaan Tunggal di Kabupaten Jeneponto

Ia mengatakan, berdasarkan laporan yang masuk, terdapat dua calon ketua umum, yaitu Agung Laksono dan Jusuf Kalla.

Sampai batas waktu yang ditetapkan, surat dukungan yang masuk untuk Agung Laksono tidak sampai 20 persen dari suara jumlah utusan yang berhak hadir. Sehingga gugur menjadi bakal calon.

Sedangkan untuk Jusuf Kalla, dukungan yang masuk melebihi 50 persen dari jumlah utusan yang berhak hadir.

Baca Juga: Gagahnya Prof Zudan Arif Fakrulloh Latih Karate ASN dan Satpol PP Sulsel

"Menurut aturan PMI, apabila ada bakal calon dukungannya lebih dari 50 persen, maka calon tersebut dapat ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua Umum," kata Fachmi Idris.

Sementara itu, laporan pertanggungjawaban Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla diterima dalam Pleno Kedua Musyawarah Nasional (Munas) ke-22 Palang Merah Indonesia (PMI) tahun 2024 yang digelar Minggu malam, 8 Desember 2024 di Jakarta,

Ketua Sidang Pleno Kedua, Adang
Rocjana, yang juga Ketua PMI Jawa Barat, menjelaskan bahwa mayoritas dari 490 peserta Munas menyatakan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Jusuf Kalla.

“Dari 490 peserta yang hadir, yang merupakan perwakilan dari 34 PMI provinsi dan satu Forum Relawan Nasional (Forelnas), memberikan tanggapan positif terhadap laporan
pertanggungjawaban Ketua Umum PMI dan mendukung Jusuf Kalla untuk kembali memimpin
PMI,” ujar Adang Rocjana.

Laporan pertanggungjawaban Jusuf Kalla disampaikan melalui video dokumentasi yang menampilkan berbagai aktivitas PMI selama masa kepemimpinannya.

Baca Juga: Intip Rincian Besaran TPP ASN Pemkab Gowa Tahun 2025, Tertinggi Rp6,7 Juta

Beberapa poin utama laporan tersebut meliputi dukungan PMI dalam pengendalian Pandemi COVID-19 di berbagai daerah, aksi tanggap darurat di berbagai lokasi bencana di Indonesia.

Kemudian implementasi program-program yang mendukung kegiatan adaptasi perubahan iklim, dan aksi kemanusian internasional di Gaza.

Dengan pencapaian ini, para peserta Munas berharap Jusuf Kalla dapat melanjutkan kontribusinya dalam memperkuat peran PMI di tingkat nasional dan internasional.

***