POJOKSULSEL, JAKARTA – Menyambut Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah, Grab Indonesia menyalurkan ratusan ekor kambing kurban kepada Mitra Pengemudi aktif di lebih dari 30 kota. Penyaluran hewan kurban merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi para Mitra dalam melayani masyarakat.

Pembagian hewan kurban dari Grab berlangsung secara bertahap pada 2–4 Juni 2025. Kota-kota besar seperti Jabodetabek, Surabaya, Bandung, Makassar, Medan, Yogyakarta, Semarang, Solo, Malang.

Palembang, Kupang, Mataram, Pontianak, Samarinda, Banyumas, Aceh, Bali, Balikpapan, Batam, Cirebon, Karawang, Pekanbaru, Banjarmasin, Manado, Kendari, Madiun, Kediri, Pekalongan, Lampung, dan Padang turut kebagian hewan kurban dari Grab Indonesia.

Baca Juga: Dominasi Penyakit Jantung, 170 Jemaah Haji Reguler RI Wafat di Tanah Suci, Ini Rinciannya

Tak hanya hewan kurban, Grab juga memberikan apresiasi dalam bentuk top-up dompet tunai di aplikasi GrabDriver. Totalnya mencapai ratusan juta rupiah yang dibagikan kepada ribuan Mitra aktif.

“Pembagian kambing kurban ini menjadi wujud rasa syukur kami kepada para Mitra Pengemudi yang telah bekerja keras setiap hari demi keluarga dan masyarakat,” ujar Iki Sari Dewi, Director of Central Operations Grab Indonesia, dalam keterangan tertulis.

Grab juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan kurban yang digelar Sekretariat Jenderal DPR RI dengan menyerahkan satu ekor sapi. Daging kurban disalurkan kepada para petugas kebersihan, satpam, tukang kebun, pensiunan, anak yatim, dan kaum dhuafa, khususnya di lingkungan Kelurahan Patal Senayan, Jakarta.

Baca Juga: Gubernur Sulsel Hadiri Jamuan Eksklusif di Istana Mina, Ini Momen Lengkapnya

Iki menegaskan, kegiatan kurban telah menjadi agenda tahunan Grab sejak beberapa tahun terakhir. Selain sebagai bentuk rasa syukur, hal ini juga bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan dampak sosial nyata.

“Selama lebih dari satu dekade, kami hadir untuk melayani kebutuhan masyarakat Indonesia. Semua ini tak lepas dari kerja keras para Mitra dan kepercayaan pengguna. #GrabPercayaIndonesia mampu berdaya di era ekonomi digital,” pungkas Iki.

***