POJOKSULSEL, JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan anggaran Rp4,1 triliun untuk penyaluran Bantuan Operasional Sekolah Madrasah atau BOS Madrasah dan Bantuan Operasional Penyelenggaraan Raudlatul Athfal (BOP RA) Tahap II Tahun Anggaran 2026.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Amien Suyitno mengatakan, anggaran tersebut terdiri dari Rp3,7 triliun untuk BOS Madrasah dan Rp370 miliar untuk BOP RA.

"Total alokasi Dana BOS yang sudah disiapkan Tahap II ini sebesar Rp4,1 triliun untuk tahun anggaran 2026. Jumlah ini terdiri atas Rp3,7 triliun untuk BOS Madrasah dan Rp370 miliar untuk BOP RA. Ini kita distribusikan secara khusus untuk 52 ribu madrasah swasta serta 31 ribu RA di seluruh Indonesia," ujar Amien Suyitno di Jakarta, Sabtu (8/8/2026).

Amien Suyitno mengatakan, proses pengajuan dan verifikasi dokumen pencairan BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II dilakukan secara digital melalui portal resmi Kementerian Agama.

“Proses pengajuan serta verifikasi berkas pencairan BOS Madrasah maupun BOP RA Tahap II kini sepenuhnya dilakukan secara digital melalui portal resmi Kementerian Agama,” katanya.

Baca Juga: PNUP Latih 22 Guru dan Siswa SMK Makassar Kuasai Teknologi CAD

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan, penyaluran BOS Madrasah merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan belajar-mengajar di madrasah.

“Dana BOS adalah instrumen strategis agar aktivitas belajar-mengajar tetap berjalan mandiri, layak, serta berkelanjutan,” tegas Nasaruddin.

Dia berharap dana BOS dan BOP RA Tahap II dapat dikelola secara optimal untuk meningkatkan mutu pendidikan serta mewujudkan madrasah yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi murid.

Sementara itu, Direktur KSKK Madrasah Ditjen Pendis Nyayu Khodijah meminta seluruh madrasah dan RA penerima alokasi bantuan operasional Tahap I Tahun Anggaran 2026 segera menyelesaikan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ).

LPJ menjadi salah satu persyaratan sebelum pengelola mengunggah dokumen pengajuan pencairan Tahap II.

Baca Juga: Daftar Perwira Polres Bulukumba Sertijab Awal Agustus 2026, Ini Nama dan Jabatan Barunya

“Kami berharap pengelola segera mengunggah dokumen persyaratan pencairan Tahap II sesuai jadwal yang telah ditentukan,” kata Nyayu.

Kemenag telah menetapkan tiga periode pengajuan dan verifikasi berkas BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II 2026.

Pada periode pertama, pengajuan berkas berlangsung pada 29 Juli hingga 8 Agustus 2026, sedangkan verifikasi dilakukan pada 29 Juli hingga 9 Agustus 2026.

Periode kedua, pengajuan berkas dibuka pada 18 hingga 30 Agustus 2026 dan verifikasi berlangsung pada 18 hingga 31 Agustus 2026.

Sementara periode ketiga yang merupakan jadwal terakhir, pengajuan berkas berlangsung pada 14 hingga 27 September 2026. Adapun verifikasi dilakukan pada 14 hingga 28 September 2026.

Nyayu mengatakan jadwal tersebut menjadi pedoman bagi pengelola madrasah dan RA dalam menyelesaikan proses pengajuan dan verifikasi.

Dia juga meminta pengelola meningkatkan kedisiplinan dalam pelaporan pertanggungjawaban serta memastikan pemanfaatan anggaran dilakukan secara optimal. ***