POJOKSULSEL.com - Doa untuk Palestina terus dipanjatkan oleh umat muslim di seluruh dunia, salah satunya adalah doa Qunut Nazilah.
Doa untuk Palestina atau doa Qunut Nazilah diajarkan oleh Rasulullah untuk mengadapi situasi yang pelik.
Doa untuk Palestina juga diimbau oleh Majelis Ulama Indonesia, untuk mendoakan warga Palestina agar bisa selamat dari penyerangan Israel.
Baca Juga: Jumlah Pelamar PPPK 2023 Pemkot Palu Tembus 2.661, PPPK Tenaga Kesehatan Paling Banyak Peminat
Dikutip Pojoksulsel.com dari laman dompetdhuafa.org, Rasulullah membaca doa qunut nazilah selama satu bulan, setelah mendapatkan musibah. Sebuah kabar yang membuat Nabi Muhammad sangat bersedih.
Saat itu, Rasulullah mendengar kabar, tentang kematian sahabatnya dalam rombongan Al-Qurra. Orang-orang pilihan, 70 orang sahabat yang ahli membaca Al-Quran.
Mendengar kabar tersebut, Rasulullah sangat sedih.
Baca Juga: Intip Jumlah Pelamar PPPK 2023 Pemkot Makassar, PPPK Guru Terbanyak, Tenaga Kesehatan Paling Kecil
Kemudian beliau membaca doa qunut nazilah untuk memohon balasan Allah, kepada orang-orang musyrikin.
Seperti yang hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari:
“Dari Anas bin Malik, bahwa (suku) Ri'il, Dzakwan, Ushoyyah, dan Bani Lahyan meminta bantuan orang kepada Rasûlullâh Shallallahu 'alaihi wa sallam untuk menghadapi musuh, Beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam memberikan bantuan 70 orang Anshor. Kami menyebut mereka sebagai Qurra' (Para hafizh) di zaman mereka. Kebiasaan Qurra' ini adalah mencari kayu bakar di siang hari dan melaksanakan shalat lail di malam hari. Ketika 70 orang Anshor ini berada di Bi'ir Ma'unah, mereka dibunuh dan dikhianati oleh suku Ri'il, Dzakwan, Ushoyyah, dan Bani Lahyan. Berita ini sampai kepada Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam , maka Beliau melakukan Qunut Nâzilah selama sebulan pada shalat Shubuh mendoakan kecelakaan terhadap suku-suku Arab itu, yaitu Ri'il, Dzakwan, Ushoyyah, dan Bani Lahyan.”
Baca Juga: 284 Hektare Lahan di Sulsel Terbakar Akibat Kekeringan Ekstrem, Luwu Timur Paling Luas
Doa untuk Palestina
Dikutip dari NU Online, berikut ini Doa untuk Palestina atau doa Qunut Nazilah yang bisa dipanjatkan untuk Palestina:
“Ya Allah, turunkan kutukan-Mu kepada musuh-musuh saudara kami bangsa Palestina yang tengah memperjuangkan kemerdekaan mereka. Kutuki pula orang-orang kafir yang membantu musuh-musuh kami, mereka yang menghalang-halangi agama kami, mereka yang menindas saudara-saudara kami, mereka yang membunuh para pejuang Palestina dan mereka yang menghalang0halangi perjuangan kami, mereka yang berusaha untuk memadaman cahaya agama kami, pecahkan persatuan mereka, goncangkan segala rencana dan kebulatan mereka, turunkanlah kepada mereka siksaan-Mu yang tiak mungkin bisa ditangkis oleh mereka, karena mereka terdiri dari orang-orang yang durhaka dan aniaya. Ya Allah, tolonglah kami dan para pejuang rakyat Palestina, lenyapkan penderitaan mereka, dan kuatkan perjuangan mereka. Semoga tetap sejahtera Nabi Muhammad tercinta, segenap keluarga dan handai tolannya.”
Baca Juga: Basli Ali Ingin Hari Pariwisata Sedunia Jadi Momentum Pengembangan Destinasi Wisata Baru
Tata Cara Doa Qunut Nazilah
Doa Qunut Nazilah dibacakan pada rakaat terakhir shalat, setelah gerakan rukuk.
Jika berjamaah, Imam yang membacakan, makmum mengaminkan.
Saat membacanya, dengan mengangkat kedua tangan. Setelah dibacakan, kedua tangan tidak perlu diusapkan ke wajah.
Baca Juga: Wabup Saiful Arif Bacakan Pendapat Akhir Bupati Tentang Ranperda Perubahan APBD 2023
Doa dibaca pelan apabila sholat berjamaah waktu zuhur dan ashar, dan dibacakan dengan mengeraskan suara saat berjamaah sholat subuh, maghrib, dan isya.
Bagi imam sholat yang membacakan doa qunut nazilah, maka harus mengganti kata ganti diri sendiri menjadi kata ganti banyak orang.
Baca Juga: Bupati Basli Ali Apresiasi Dedikasi Prajurit TNI Kodim 1415 Kepulauan Selayar
Demikianlah doa untuk Palestina dan doa Qunut Nazilah yang bisa dipanjatkan untuk keselamatan warga Palestina.
***



