POJOKSULSEL, MADINAH - Zainuddin Tunggeng terharu melihat keindahan payung Masjid Nabawi.

Keharuan Zainuddin Tunggeng pada keindahan payung Masjid Nabawi, membuatnya menangis tersedu.

Rasa haru pada keindahan payung Masjid Nabawi disampaikan Zainuddin Tunggeng kepada petugas Media Center Haji (MCH), saat bus berhenti di depan hotel Jawal Taiba, tempatnya akan menginap di Madinah bersama rombongan selama sembilan hari ke depan.

Baca Juga: Bupati Maros Keluarkan Imbauan Tidak Lakukan Study Tour di Luar Kota

Lelaki 72 tahun asal Kabupaten Kepulauan Selayar, itu berangkat ke Tanah Suci bersama sang istri pada musim haji 2024.

"Saya sangat terharu saat tadi bus melewati Masjid Nabawi dan melihat payung-payung di Masjid Nabawi dari jauh. Indah sekali, saya tidak dapat menahan air mata," kata Zainuddin Tunggeng kepada MCH melansir laman kemenag.go.id.

Ia menyampaikan rasa bahaginya bisa ke tanah suci bersama istri setelah 12 tahun menunggu.

Baca Juga: Inilah 3 OPD Baru di Pemkab Maros Hasil Perombakan, Mulai Berlaku Tahun Depan

“Madinah ini Kota Nabi. Walaupun saya belum pernah ke sini, rasa rindu sekali untuk menyampaikan salam kepada baginda Rasulullah,” tambahnya.

Ternyata dari percakapan petugas MCH itu terungkap bahwa Zainuddin Tunggeng adalah pensiunan guru bahasa Inggris di Kepulauan Selayar. Sementara istrinya adalah pensiunan perawat.

“Saya 12 tahun lalu pensiun dari guru. Istri saya ini pensiun juga dari perawat," katanya.

Baca Juga: Begini Konsep Stadion di GOR Sudiang yang Akan Dibangun Pakai Anggaran APBN

Zainuddin fasih berbahasa Inggris kepada petugas MCH yang membantunya menulis kabar untuk anaknya di ponselnya.

Ia menceritakan, uang tabungan pensiunannya dan istri cukup untuk dilakukan setoran awal ongkos naik haji pada 12 tahun silan.

Keduanya pun membulatkan niat untuk mendaftar haji dan mendapatkan nomor porsi.

"Alhamdulillah ada rezeki untuk melihat Kabah,” katanya.

Lelaki yang memiliki tiga orang anak ini mengaku tidak sabar untuk segera ke Masjid Nabawi dan Masjidil Haram.

Baca Juga: Tomas Galesong Sebut Sulsel Butuh Sosok Ilham Arief Sirajuddin, IAS Minta Didoakan

Bus sudah terparkir sempurna di depan pintu hotel, jemaah dipersilakan turun dari bus.

“Thank you for your attention, I have to go to my room and prepare to Nabawi,” ucapnya mengakhiri percakapan dengan petugas MCH. ***