POJOKSULSEL.com, MAKASSAR - BMKG Makassar kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca dan potensi bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan atau Sulsel tiga hari kedepan.
Peringatan dini cuaca dan potensi bencana hidrometeorologi di Sulawesi Selatan atau Sulsel yang dikeluarkan BMKG Makassar Mulai 09 Februari 2025 hingga 11 Februari 2025.
Peringatan dini cuaca dan potensi bencana hidrometeorologi untuk tiga hari kedepan berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, angin kencang, dan kemungkinan musibah banjir dan tanah longsor.
Baca Juga: Tari Kreasi Harmoni Nusantara dan Pepe Pepeka Ri Makka di Festival Jappa Jokka Cap Go Meh
'
"Diharapkan untuk selalu waspada dan mempersiapkan diri menghadapi cuaca ekstrem. Jaga keselamatan, hindari wilayah rawan banjir dan longsor," demikian pernyataan BMKG Makassar di media sosial resminya, Minggu 9 Februari 2025.
Berikut wilayah-wilayah yang mendapatkan peringatan dini cuaca dan potensi bencana hidrometeorologi di Sulawesi Selatan atau Sulsel untuk tiga hari kedepan.
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 9 Februari 2025
Potensi cuaca ekstrem berpotensi menyasar wilayah Luwu, Pinrang, Parepare, Sidrap, Barru, Soppeng, Maros, Makassar, Gowa, Takalar, dan Jeneponto.
Baca Juga: Hadiri Perayaan Cap Go Meh, Danny Pomanto: Momentum Jaga Solidaritas dan Keberagaman Budaya
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 10 Februari 2025
Potensi cuaca ekstrem berpotensi menyasar wilayah Luwu Utara, Luwu, Toraja Utara, Barru, Pangkep, Maros, Makassar, Gowa, Takalar, Bantaeng, dan Bulukumba.
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 11 Februari 2025
Potensi cuaca ekstrem berpotensi menyasar wilayah Luwu Timur, Luwu Utara, Luwu, Parepare, Barru, Pangkep, Maros, Makassar, Gowa, Takalar, Bulukumba, dan Kepulauan Selayar.
Baca Juga: Pekan Olahraga Tradisional Awali Festival Jappa Jokka Cap Go Meh di Kota Makassar
BMKG Makassar juga mengingatkan, potensi angin kencang dalam tiga hari kedepan berpotensi terjadi di pesisir barat dan selatan Sulawesi Selatan.
Apa Itu Bencana Hidrometeorologi?
Informasi yang dihimpun Pojoksulsel.com, bencana hidrometeorologi adalah bencana yang disebabkan oleh faktor meteorologi atau cuaca dan hidrologi atau perairan.
Bencana hidrometeorologi ini mencakup berbagai kejadian alam yang berhubungan erat dengan tiga fakto, yakni air, cuaca, dan iklim yang terjadi di suatu wilayah.
Jenis Bencana Hidrometeorologi
1. Banjir
Luapan air yang merendam daratan yang biasanya kering. Musibah banjir bisa disebabkan oleh curah hujan tinggi, meluapnya sungai, atau gelombang badai.
2. Longsor
Yakni pergerakan tanah yang menuruni lereng. Longsor sering dipicu oleh hujan lebat, erosi, atau aktivitas manusia seperti penggundulan hutan.
3. Kekeringan
Kondisi kekurangan pasokan air dalam periode waktu yang panjang. Kekeringan dapat disebabkan oleh kurangnya curah hujan, perubahan iklim, atau penggunaan air yang berlebihan.
Baca Juga: Pertama Kali Dalam Festival Jappa Jokka Cap Go Meh, Barongsai Competition Sukses Digelar
4. Angin Kencang
Angin dengan kecepatan tinggi yang dapat menyebabkan kerusakan bangunan, pohon tumbang, dan gangguan lainnya.
5. Gelombang Panas
Periode suhu udara yang sangat tinggi dan berlangsung dalam waktu yang lama. Gelombang panas dapat menyebabkan dehidrasi, heatstroke, dan masalah kesehatan lainnya.
Demikianlah informasi terkait peringatan dini cuaca dan potensi bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan atau Sulsel tiga hari kedepan yang dikeluarkan oleh BMKG Makassar.
***



