POJOKSULSEL, MAKASSAR – Sembilan Penyuluh Agama Islam (PAI) dari Sulawesi Selatan (Sulsel) siap bersaing di ajang PAI Award 2025 tingkat nasional.
Setelah melewati seleksi ketat di tingkat provinsi, sembilan Penyuluh Agama Islam Sulsel akan masuk tahap 1 seleksi 10 besar nasional PAI Award 2025, yang akan digelar di Jakarta.
Para Penyuluh Agama Islam berasal dari berbagai daerah di Sulsel dan mewakili kategori yang berbeda pada ajang PAI Award 2025
Baca Juga: WIZ dan KITA Palestina Kirim Bantuan Kemanusiaan, Seribu Warga Gaza Timur Terbantu Makanan Arab
Mereka akan membawa inovasi, dedikasi, dan program unggulan masing-masing dalam kompetisi bergengsi bagi penyuluh agama se-Indonesia ini.
Berikut nama-nama dan kategori yang mereka wakili:
Arni Majid – Pendampingan Kelompok Rentan (Kota Parepare)
Baca Juga: Kapolrestabes Arya Perdana Ngopi Bareng 18 Ormas, Gaungkan Jaga Makassar Bareng-Bareng
Salmiyah, S.Fil.I – Peningkatan Literasi Al-Qur’an (Kabupaten Gowa)
Agusman – Kesehatan Masyarakat (Kabupaten Luwu Timur)
Haerul, S.H.I – Pemberdayaan Ekonomi Umat (Kabupaten Pangkep)
Baca Juga: Mahasiswi Unhas Jadi Korban Air Bah Sungai Savana Maros, Kampus Buka Suara
Muhammad Aris – Pendampingan Hukum (Kabupaten Wajo)
Rusman – Pelestarian Lingkungan (Kabupaten Barru)
Sri Meliana – Metode Penyuluhan Baru (Kabupaten Bone)
Hamdan Nanjar – Penguatan Moderasi Beragama (Kabupaten Wajo)
Anggi Anggraini – Anti Korupsi (Kabupaten Kepulauan Selayar)
Baca Juga: Ternyata Korban Terbawa Air Bah di Sungai Savana Maros Mahasiswi Unhas
Mereka akan membawa misi besar: menembus 10 besar nasional, sekaligus menunjukkan peran penting penyuluh agama dalam membina masyarakat lintas sektor—dari lansia, lingkungan, ekonomi, hingga antikorupsi.
Ajang PAI Award menjadi panggung apresiasi bagi para penyuluh yang tak hanya aktif berdakwah, tapi juga memberi dampak nyata di tengah masyarakat.
***




