POJOKSULSEL, MAKASSAR - Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Universitas Hasanuddin (Unhas), Ahmad Bahar menyampaikan turut berduka cita atas wafatnya Prof Alwi Dahlan, tokoh ilmu komunikasi Indonesia.
Turut berduka cita mendalam. Beliau tokoh ilmu komunikasi Indonesia," kata Ahmad Bahar kepada wartawan pojoksulsel, Rabu (20/3/2024) siang.
Ahmad Bahar mengatakan, civitas academica Unhas tentu merasa kehilangan atas wafatnya Prof Alwi Dahlan.
"Beliau ini Promotornya Prof. Anwar Arifin. Guru Besar Ilmu Komunikasi pertama di Unhas," ungkap Ahmad Bahar.
Pada kesempatan yang sama, Ahmad Bahar mengatakan, selain dikenal sebagai tokoh ilmu komunikasi Indonesia, almarhum Prof Alwi Dahlan juga adalah pegiat koran kampus semasa mahasiswa. Kemudian banyak menulis ke media-media umum.
Selain itu, kata dia, almarhum Prof Alwi Dahlan juga adala pendiri Ikatan Pers Mahasiswa Indonesia.
"Sama dengan saya penggiat koran kampus yang kemudian menjadi wartawan media umum," katanya.
"Kita tentu sangat kehilangan, semoga almarhum husnul khatimah dan mendapatkan amal jariah dari ilmu dan kebaikan yang ditebarnya."
Prof Muhammad Alwi Dahlan meninggal dunia pada, Rabu (20/3/2024).
Tokoh Ilmu komunikasi Indonesia Alwi Dahlan meninggal dunia pada usia 90 tahun.
Kabar meninggalnya Prof Alwi Dahlan disampaikan oleh Asisten Deputi Organisasi Kepemudaan dan Kepramukaan Kemenpora RI, Dr Amar Ahmad.
"Oh iye, ini baru ke rumah duka (Prof Alwi Dahlan)" kata Amar Ahmad, Rabu (20/3/2024).
Amar Ahmad mengatakan, almarhum Prof Alwi Dahlan disemayamkan di rumah duka Jalan Puri Mutiara III No A4, Cipete Selatan, Jakarta Selatan
Ia mengatakan, berdasarkan informasi dari pihak keluarga bahwa almarhum Prof Alwi Dahlan meninggal pada Rabu, 20 Maret 2024, pada pukul 08.15 WIB.
Almarhum Prof Alwi Dahlan akan dimakamkan di San Diego, Karawang, Jawa Barat setelah salat zuhur.
Prof Alwi Dahlan lahir pada 15 Mei 1933 di Kota Padang, Sumatera Barat.
Baca Juga: Sitti Sutinah Suhardi Tunaikan Zakat Fitrah, Berapa Besaran yang Ditetapkan Baznas Mamuju?
Prof Alwi Dahlan merupakan menteri penerangan pada masa Presiden Soeharto.
Tahun 1961, menyelesaikan pendidikan sarjana di American University, Washington DC.
Setelahnya, ia mengambil gelar Master of Arts dalam bidang ilmu komunikasi di Universitas Stanford tahun 1962.
Baca Juga: CATAT! Ini Jadwal Pendaftaran, Tes CAT, Hingga Pengumuman Kelulusan PPDBM MAN 2 Makassar 2024
Tepat pada tahun 1967, dirinya meraih gelar doktor di Universitas Illinois, Amerika Serikat.
Prof Alwi Dahlan sukses menjadi orang pertama di Indonesia memiliki gelar doktor Ilmu Komunikasi. ***




