POJOKSULSEL, MAKASSAR - Universitas Muslim Indonesia (UMI) tembus 10 besar perguruan tinggi swasta dengan jumlah peneliti terbanyak di Indonesia.

Berdasarkan data RISBANG Kemendiktisaintek, UMI tercatat memiliki 109 peneliti aktif. Menariknya UMI satu-satunya kampus swasta di luar Pulau Jawa yang masuk dalam daftar.

Berdasarkan pengelompokan data, distribusi peneliti UMI menunjukkan arah pengembangan riset yang beragam dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Bidang sosial, ekonomi, dan bisnis menjadi fokus utama dengan kontribusi sebesar 37 persen atau 27 peneliti. Fokus ini mencerminkan komitmen UMI dalam mendorong pembangunan ekonomi masyarakat dan penguatan sektor sosial.

Sementara itu, bidang kesehatan dan kedokteran menyumbang 27 persen atau 20 peneliti. Kontribusi ini memperlihatkan peran UMI dalam mendukung peningkatan layanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Steering Committee Segera Rampungkan Draft Mubes IKA Unhas, Empat Pokja Dibentuk

Bidang teknik dan rekayasa mencatat kontribusi sebesar 16 persen atau 12 peneliti. Penelitian di bidang ini berperan dalam pengembangan teknologi terapan serta peningkatan efisiensi sistem dan infrastruktur.

Adapun bidang pendidikan dan humaniora berkontribusi sebesar 14 persen atau 11 peneliti. Fokus ini memperkuat pembangunan sumber daya manusia serta kajian sosial budaya yang berkelanjutan.

Rektor UMI, Prof Dr H Hambali Thalib, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika UMI.

"Alhamdulillah, capaian ini adalah kebahagiaan dan kebanggaan bersama. Namun bagi kami, ini bukan sekadar prestasi. Ini adalah buah dari keikhlasan, kerja keras, dan wakaf intelektual para dosen yang terus berpikir, meneliti, dan mengabdi," ujar Hambali.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen, fakultas, lembaga, unit kerja, serta Pascasarjana UMI yang berperan aktif dalam mendorong peningkatan kualitas riset.

Baca Juga: 5 Prodi Unhas Raih Akreditasi Internasional FIBAA, Tersebar di Tiga Fakultas

"Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh dosen dan elemen akademik UMI yang telah mewakafkan diri, tenaga, dan pikirannya. Capaian ini lahir dari kerja yang senyap, tetapi dampaknya dirasakan luas oleh masyarakat," tambahnya.

Rektor UMI menegaskan bahwa capaian ini menjadi indikator bahwa transformasi UMI menuju kampus bereputasi dan berdampak berada pada jalur yang tepat.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap penelitian di UMI memiliki makna. Bukan sekadar menambah angka, tetapi menghadirkan solusi. Riset harus hidup di tengah masyarakat," tegasnya.

UMI juga terus mendorong hilirisasi hasil penelitian, memperkuat kolaborasi nasional dan internasional, serta meningkatkan integrasi riset dengan kebutuhan masyarakat.

Daftar 10 besar perguruan tinggi swasta dengan jumlah peneliti terbanyak di Indonesia berdasarkan data RISBANG:

1. Universitas Ahmad Dahlan, 366 peneliti

2. Universitas Muhammadiyah Surakarta, 319 peneliti

3. Universitas Telkom, 210 peneliti

4. Universitas Islam Indonesia, 186 peneliti

5. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, 149 peneliti

6. Universitas Bina Nusantara, 137 peneliti

7. Universitas Mercu Buana, 126 peneliti

8. Universitas Tarumanagara, 112 peneliti

9. Universitas Kristen Satya Wacana, 109 peneliti

10. Universitas Muslim Indonesia, 109 peneliti

***