POJOKSULSEL, MAKASSAR - UIN Alauddin Makassar, masuk dalam top 5 peminat Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri atau SPAN PTKIN 2026.
Jumlah peminat UIN Alauddin Makassar jalur SPAN PTKIN 2026, yaitu 10.257 pendaftar. UIN Alauddin Makassar menawarkan 36 program studi.
Adapun rinciannya 6,826 menjadikan UIN Alauddin Makassar pilihan pertama dan 3,431 pilihan kedua jalur SPAN PTKIN 2026.
Sementara itu, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi PTKIN paling diminati pendaftar jalur SPAN PTKIN 2026.
Baca Juga: Dilema PSEL Makassar, Menimbang Akurasi Teknis di Antara Dua Lokasi
Pada jalur seleksi nasional tersebut, UIN Sunan Kalijaga mencatat sebanyak 26.898 pendaftar. Rinciannya, 11,744 pilihan pertama dan 15,142 pilihan kedua.
Sementara itu, kuota yang tersedia di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta hanya 1.758 kursi yang tersebar pada 25 program studi keagamaan.
UIN Sunan Gunung Djati Bandung berada pada urutan kedua terbanyak pendaftar SPAN PTKIN 2026, yaitu 26.882 orang, dengan rincian 12,936 pilihan pertama dan 13,883 pilihan kedua.
Sementara itu, daya tampung UIN Sunan Gunung Djati Bandung hanya 1.266 kuota yang tersebar pada 33 program studi untuk jalur SPAN PTKIN 2026.
Baca Juga: Mendikdasmen Hadir Syawalan di Makassar, Gubernur Apresiasi Pengelolaan Pendidikan-SDM Muhammadiyah
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta urutan ketiga dengan total peminat 25.702 jalur SPAN PTKIN 2026, sementara kuota yang tersedia 1.388 yang tersebar pada 30 program studi.
Menariknya, pendaftar SPAN PTKIN 2026 paling banyak menjatuhkan pilihan pertama UIN Syarif Hidayatullah yaitu 13,645 dan 12,057 pilihan kedua.
UIN Imam Bonjol Padang berada di urutan keempat pendaftar jalur SPAN PTKIN 2026 yaitu sebanyak 15.989, dengan rincian 8,419 pilihan pertama dan 7,570 pilihan kedua.
Diketahui, SPAN-PTKIN merupakan pola seleksi nasional yang dilaksanakan secara terpadu dan serentak oleh 59 PTKIN di bawah koordinasi Kementerian Agama RI.
Seluruh biaya pelaksanaan ditanggung pemerintah, sehingga peserta tidak dipungut biaya pendaftaran.
Proses seleksi mengedepankan prinsip adil, transparan, dan tidak diskriminatif dengan mempertimbangkan nilai rapor serta prestasi akademik siswa.
Jadwal Pendaftaran Siswa
Untuk tahun 2026, pendaftaran oleh siswa dilaksanakan pada 11–28 Februari 2026 melalui laman resmi SPAN-PTKIN.
Sebelum tahap pendaftaran siswa, sekolah terlebih dahulu mengisi dan melakukan finalisasi data melalui Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).
Selanjutnya siswa melakukan verifikasi data, memilih program studi, dan menyelesaikan proses pendaftaran secara berani sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Calon peserta diimbau untuk tidak menunda proses finalisasi agar terhindar dari kendala teknis yang mendekati batas akhir pendaftaran.
***



