POJOKSULSEL, MAKASSAR – Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Hamdan Juhannis, menyampaikan apresiasi kepada seluruh sivitas akademika atas berbagai capaian strategis sepanjang tahun 2025.

Apresiasi tersebut disampaikan Hamdan Juhannis dalam upacara peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-80 yang dilaksanakan di Lapangan Upacara Kampus II UIN Alauddin Makassar, Sabtu (3/1/2026).

Dalam sambutannya, Hamdan Juhannis menggarisbawahi lima poin besar capaian UIN Alauddin Makassar yang disebutnya sebagai “kado” istimewa bagi peringatan HAB ke-80 Kementerian Agama.

Baca Juga: Menag Nasaruddin Umar Dijadwalkan Hadiri Pembukaan Milad ke-56 Pesantren Modern Al Junaidiyah Bone

Ia mengawali dengan menyoroti lonjakan jumlah Guru Besar serta optimalnya serapan anggaran sebagai indikator kinerja produktif seluruh unsur sivitas akademika.

"Saya ingin menyampaikan apresiasi yang sangat mendalam kepada seluruh unsur pimpinan dan keluarga besar yang berkontribusi membesarkan lembaga ini,” ujar Hamdan Juhannis dikutip laman resmi UIN Alauddin.

Menurutnya, capaian tersebut tidak lahir dari kerja individu, melainkan hasil dari kerja keras kolektif yang konsisten dan berkelanjutan.

Baca Juga: Menag, Kakanwil Kemenag, dan Gubernur Sulsel Bakal Pulang Kampung Rayakan Puncak HAB ke-80 di Bone

Ia menegaskan, kolaborasi dan komitmen bersama menjadi kunci keberhasilan UIN Alauddin Makassar dalam mencatatkan berbagai prestasi.

Selain itu, Rektor juga menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian Unit Kerja Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) UIN Alauddin Makassar yang berhasil meraih predikat Badan Publik Informatif Terbaik se-Indonesia Timur dari Kementerian Agama pada Desember 2025.

Di bidang akademik, Fakultas Syariah dan Hukum turut mencatatkan prestasi melalui Jurnal Perbandingan Mazhab yang berhasil menembus indeks global Scopus. Capaian tersebut dinilai sebagai bukti meningkatnya kualitas riset dan publikasi ilmiah di lingkungan kampus.

Baca Juga: Gerak Cepat Kemanusiaan untuk Korban Bencana Sumatera, Bone Titipkan Rp1,2 Miliar ke Pemprov Sulsel

“Kita tidak boleh sekadar menjadi penonton dalam era kemajuan ini, tetapi kita harus memiliki kedaulatan sendiri,” tegas Prof. Hamdan Juhannis di hadapan peserta upacara.

Pesan tersebut disampaikan sebagai dorongan agar seluruh pegawai dan civitas akademika terus berinovasi serta tidak cepat berpuas diri atas capaian yang telah diraih.

Penghargaan juga diberikan kepada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) yang berhasil memborong akreditasi Unggul untuk sejumlah program studi di lingkungan fakultas tersebut.

Prestasi ini dinilai memperkuat posisi UIN Alauddin Makassar sebagai salah satu perguruan tinggi keagamaan Islam negeri yang kompetitif secara nasional.

Dalam momentum peringatan HAB ke-80, Prof. Hamdan Juhannis juga membacakan pidato Menteri Agama Republik Indonesia.

Baca Juga: Solidaritas Alumni Unhas untuk Aceh, Gubernur Sulsel Terima Bantuan Kemanusiaan

Dalam amanat tersebut, Menag menekankan pentingnya transformasi layanan umat, penguatan komitmen kebangsaan, serta peningkatan profesionalitas aparatur tanpa diskriminasi.

“Jadikan peringatan HAB ini sebagai momentum untuk memperbaiki niat pengabdian dan layanan kepada seluruh umat beragama,” demikian pesan Menteri Agama yang dibacakan Rektor.

“Mari kita wujudkan birokrasi yang melayani dengan hati dan senantiasa mengutamakan kerukunan nasional.” ***