POJOKSULSEL, MAKASSAR - UIN Alauddin Makassar kembali akan mengukuhkan tiga guru besar tetap lintas kepakaran pada Rabu (26/8/2026).
Pengukuhan guru besar tetap UIN Alauddin Makassar dijadwalkan dilaksanakan di Auditorium Kampus II, Jalan HM Yasin Limpo, Kelurahan Romang Polong, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gawa.
Adapun tiga profesor UIN Alauddin Makassar yang akan dikukuhkan sebagai guru besar tetap, yaitu:
Baca Juga: 63 Kepala Kantor Urusan Agama Dilantik untuk Penugasan 7 Daerah , Kakanwil Titip Tiga Pesan
Prof. Dr. Andi Susilawaty, S.Si., M.Kes (guru besar dalam bidang Analisis Kualitas Lingkungan)
Prof. Dr. Muhammad Sabir, M.Ag (guru besardalam bidang Interpretasi Hadis)
Prof. Dra. Rahmawati, MA., PhD (guru besar dalam bidang Sejarah Islam Nusantara)
Baca Juga: Daftar Lengkap 60 Perwira Menengah Polda Sulsel Dapat Jabatan Baru dalam Mutasi Terbaru
Menariknya, Prof. Susilawaty menjadi guru besar kedua lingkup Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Alauddin Makassar.
Jebolan Doktor Ilmu Kedokteran Unhas tahun 2015 itu merupakan dosen tetap Program Studi Kesehatan Masyarakat (Kesmas).
Andi Susilawaty juga tercatat sebagai Doktor pertama di Kesmas UIN Alauddin tersebut.
Baca Juga: Open Mic Challenge Makassar 2026 Digelar Senin Malam, Bidik Komika Masa Depan Indonesia
Andi Susilawaty pernah menjabat sebagai ketua jurusan Kesmas. Ia merupakan dosen pengajar konsentrasi kesehatan lingkungan.
Guru Besar Pertama FKIK UIN Alauddin Makassar
Prof. Dr. Nur Hidayah S. Kep. Ns. M. Kes adalah guru besar pertama di FKIK UIN Alauddin Makassar.
Nur Hidayah merupakan Profesor dalam bidang Manajemen Ilmu Keperawatan pada Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Alauddin Makassar.
Ia dikukuhkan oleh Rektor, Prof Hamdan Juhannis melalui sidang senat terbuka luar biasa di gedung auditorium kampus II UIN, Romang Polong Kabupaten Gowa, pada Rabu, 8 November 2023.
Mantan Ketua Jurusan Prodi Keperawatan ini menyampaikan orasi ilmiah guru besar berjudul Rumah Sakit dan Keperawatan Masa Depan: Manajemen Mutu Layanan Terintegrasi.
Baca Juga: Tasming Hamid Lepas Rombongan PCNU Parepare, Bawa Aspirasi Nahdliyin ke Muktamar NU ke-35
Jumlah Guru Besar UIN Alauddin Makassar
UIN Alauddin Makassar telah memiliki 120 guru besar hingga Juli 2026. Itu setelah 11 dosen PTKIN berjuluk Kampus Peradaban itu kembali menerima penetapan sebagai guru besar dari Kementerian Agama Republik Indonesia.
Pencapaian itu menempatkan UIN Alauddin Makassar jadi PTKIN dengan jumlah guru besar terbanyak kedua di Indonesi. Urutan pertama adalah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
***




