POJOKSULSEL, MAKASSAR - Tugas pengibaran dan penurunan bendera Merah Putih pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Sulawesi Selatan telah dituntaskan Paskibraka Sulsel 2026 dengan sukses.

Kerja keras dan dedikasi para anggota Paskibraka Sulsel itu pun mendapat apresiasi.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulsel Bustanul Arifin memastikan telah menyiapkan reward untuk Paskibraka Sulsel 2026.

Reward tersebut tidak hanya berupa anggaran apresiasi, tetapi juga direncanakan dalam bentuk studi wawasan pada akhir tahun.

"Insyaallah pasti reward, anggaran sudah ada. Begitu pun studi wawasan, namanya. Insyaallah pelaksanaannya di bulan 11 biasanya, akhir tahun diberi apresiasi," ujar Bustanul Arifin di Lapangan Upacara Rujab Gubernur Sulsel, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Senin (17/8/2026).

Baca Juga: 31 Pendaki Trouble di Gunung Bawakaraeng, SAR Bongkar Kondisi Darurat Usai Puncak HUT Kemerdekaan RI

Bustanul Arifin menyebut apresiasi tersebut merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi dan semangat para anggota Paskibraka. Meski demikian, ia menilai penghargaan yang diberikan tidak akan sebanding dengan perjuangan yang telah mereka lakukan.

"Saya kira prinsipnya tidak sebanding dengan apa yang dilakukan teman-teman, dedikasi dan semangatnya," katanya.

Usai seluruh rangkaian pengibaran bendera selesai, Bustanul Arifin mengaku merasa lega.

Terkait rencana studi wawasan, Bustanul mengatakan saat ini terdapat dua opsi lokasi yang sedang dibahas. Pihaknya nantinya akan menentukan salah satu destinasi tersebut.

"Insyaallah antara Pulau Jawa di Bali, atau di IKN (Ibu Kota Nusantara)," jelas Bustanul Arifin.

Baca Juga: Tasming Hamid Serahkan Remisi kepada 342 Warga Binaan Lapas Parepare, Ini Rinciannya

Jika terealisasi, studi wawasan tersebut akan menjadi salah satu bentuk apresiasi bagi para anggota Paskibraka Sulsel 2026 sekaligus memberikan pengalaman baru di luar daerah.

Ini Sosok Paskibraka Sulsel 2026 yang Bertugas

Dalam upacara pengibaran bendera Merah Putih, sejumlah anggota Paskibraka mendapat tugas penting.

Pembawa baki, dipercayakan kepada Nindy, siswi MAN 1 Kota Parepare. Nindy lahir di Bili-bili pada 22 September 2009 dan merupakan putri pasangan Rahman dan Asriani.

Nindy mengaku bangga mendapat kesempatan menjalankan tugas tersebut.

"Alhamdulillah saya sangat bangga atas kesempatan yang diberikan sebagai pembawa baki," ujar Nindy.

Sementara itu, posisi Komandan Kelompok (Danpok) dipercayakan kepada Muhammad Taufiq, siswa SMAN 12 Luwu Utara. Ia lahir di Patoloan pada 9 Januari 2010, putra pasangan Kasianto dan Wiwin Avriani.

Tugas sebagai pembentang bendera diemban Ghaisan Putra Asrul, siswa MAN 2 Kota Makassar. Ia lahir di Makassar pada 3 Mei 2010 dan merupakan putra Asrul Makmur dan Andi Supiani.

Baca Juga: Mahasiswa KKN-T Unhas Bawa Cerita Jejak Manusia Purba Geosite Balae ke Ruang Digital

Sedangkan posisi pengerek bendera dipercayakan kepada Andi Asnur Arsya Apdy, siswa SMAN 1 Bulukumba. Ia lahir di Bulukumba pada 11 Januari 2010 dan merupakan putra pasangan Andi Asiqin dan Nurlaela.

Adapun Komandan Pasukan dipercayakan kepada Ipda Fadhlan Habib Harahap. Pria kelahiran Pematangsiantar, 11 Maret 2002, tersebut saat ini menjabat sebagai Kanit Regident Satlantas Polres Pelabuhan Makassar.

Sementera itu, deretan Paskibraka Sulsel yang dapat tugas pada upacara penurunan bendera, yaitu Azhar Mubarakh dipercaya sebagai Komandan Kelompok (Danpok). Ia merupakan siswa SMAN 1 Sinjai, kelahiran Sinjai, 18 November 2009.

Azhar merupakan putra pasangan Andi Baso Alam dan Nirwana.

Selanjutnya, tugas sebagai pembentang bendera dipercayakan kepada Abdul Rahim Ramadhan, siswa SMAN 21 Kota Makassar. Ia lahir di Makassar pada 5 September 2009 dan merupakan putra pasangan Robi Rajendra dan Rosdiana.

Baca Juga: 50 Anak Binaan LPKA Maros Terima Remisi HUT ke-81 Kemerdekaan RI Di Lapangan Pallantikang Maros

Sementara posisi pengerek bendera diemban Andi Dude Darmawan, siswa SMAN 4 Bantaeng. Ia lahir di Makassar pada 2 Desember 2010 dan merupakan putra pasangan Andi Haris dan Rachmawati.

Adapun tugas sebagai pembawa baki dipercayakan kepada Syahraini, siswi MA PI DDI Mangkoso. Syahraini lahir di Maros pada 15 Desember 2008 dan merupakan putri pasangan Syamsul Rijal dan Juhria Zain.

Untuk posisi Komandan Pasukan (Danpas) pada upacara penurunan bendera, bertindak Lettu Khusus Hartawansyah dari TNI Angkatan Udara.

Hartawansyah lahir di Palembang pada 27 Mei 1984. Ia saat ini menjabat sebagai Komandan Satuan Musik Militer Detasemen Markas Komando Daerah TNI Angkatan Udara II.

Ia merupakan lulusan Sekolah Pembentukan Perwira (Sepa) tahun 2022. ***