POJOKSULSEL, MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) buka suara terkait terjadinya tunggakan pajak bumi dan bangunan (PBB) asrama mahasiswa Lontara milik Sulsel di Bandung, Jawa Barat.
Plt Kepala Dinas Kominfo Sulsel, Andi Winarno Eka Putra mengatakan, tunggakan PBB asrama mahasiswa Lontara di Bandung, diakibatkan oleh penjadwalan arus kas pemerintah daerah.
Andi Winarno Eka Putra memastikan Pemprov Sulsel sudah mengalokasikan anggaran untuk pembayaran tunggakan PBB asrama mahasiswa Lontara di Bandung.
Ia mengatakan, anggaran untuk pembayaran PBB dan kegiatan operasional asrama mahasiswa Lontara berada di bawah kewenangan bagian tata usaha.
"Untuk pembayaran PBB, anggarannya sudah ada sisa dibayarkan," kata Andi Winarno dalam keterangan tertulis.
Andi Winarno juga menegaskan persoalan asrama mahasiswa tetap menjadi salah satu prioritas Pemprov Sulsel.
Ia mengatakan, penanganan pemeliharaan asrama sudah masuk dalam perencenaan penanggaran. Namun, sempat tertunda akibt refocusing anggaran.
Baca Juga: Lansia Usia 85–105 Tahun Masuk Daftar Jemaah Haji Prioritas Sulsel 2026, Berapa Jumlahnya?
Pemprov Sulsel memastikan bahwa rehabilitasi asrama mahasiswa Lontara Bandung telah masuk dalam rencana anggaran tahun 2026. Program ini dilaksanakan bersamaan dengan perbaikan dua asrama mahasiswa Sulsel lainnya di Yogyakarta dan Kendari.
Total anggaran pemeliharaan ketiga asrama tersebut mencapai sekitar Rp2,2 miliar dan mencakup perbaikan struktur bangunan, penggantian fasilitas, hingga peningkatan standar kenyamanan penghuni.
"Tahun depan renovasi akan kita laksanakan. Pemprov berkomitmen memastikan asrama kembali layak huni bagi mahasiswa Sulsel," tegas Andi Winarno. ***




