POJOKSULSEL, MAKASSAR - Tiga gubernur di Sulawesi merespons positif pelaksanaan Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Ajang Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi berlangsung di Claro Hotel, Kota Makassar, Jumat (18/9/2026) malam.

Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah dalam empat kategori, yakni Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Akses Penduduk terhadap Layanan Pendidikan, Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri, serta Implementasi Program 3 Juta Rumah.

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan apresiasi atas program yang tidak hanya memberikan penghargaan, tetapi juga insentif bagi pemerintah daerah berprestasi.

“Ini luar biasa karena dengan apresiasi disertai dana insentif bagi kami. Insentifnya dimanfaatkan untuk masyarakat langsung,” ujar Andi Sudirman Sulaiman.

Baca Juga: Beasiswa Luar Negeri Perdana Pemprov Sulsel, Gubernur Andi Sudirman Lepas 28 Mahasiswa Tahap Pertama

Sulawesi Selatan, kata dia, mendapat penghargaan terkait program Implementasi Program 3 Juta Rumah, serta program Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri, serta Implementasi Program 3 Juta Rumah.

Menurutnya, insentif yang diterima akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, termasuk melalui program bedah rumah.

“Kita menang untuk rumah subsidi terbanyak ketiga di Indonesia dan untuk regional Sulawesi peringkat pertama dari Kemendagri. Kita mendapat bedah rumah, jadi langsung untuk masyarakat juga,” katanya.

Andi Sudirman Sulaiman berharap program apresiasi tersebut terus dilanjutkan karena dapat menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kinerja pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling mengaku sempat tegang ketika menunggu pengumuman penghargaan.

Baca Juga: IKA SMAN 5 Makassar Kumpulkan Alumni Lintas Generasi di Taman Bhagawan Bali

Sulawesi Utara akhirnya mendapat apresiasi pada kategori Akses Penduduk terhadap Layanan Pendidikan.

Yulius mengatakan penghargaan tersebut menjadi penyemangat bagi Pemprov Sulut untuk terus meningkatkan akses pendidikan, terutama karena wilayah Sulawesi Utara memiliki banyak pulau.

“Kita lagi berjuang agar pendidikan mudah dijangkau, baik siswa maupun guru. Kami memiliki pulau yang cukup banyak di sana,” ujar Yulius.

Dia menyebut pemerintah terus berupaya menghadirkan layanan pendidikan hingga wilayah kepulauan dan perbatasan Indonesia bagian utara.

“Kami ingin masyarakat Sulawesi Utara menikmati pendidikan tidak susah lagi,” katanya.

Adapun Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka mengatakan penghargaan yang diterima menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan pelayanan, khususnya di bidang kesehatan dan lingkungan.

Sulawesi Tenggara mendapatkan apresiasi pada kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan serta Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri.

“Yang menjadi konsen kami terutama masalah kesehatan dan lingkungan,” ujar Andi Sumangerukka.

Baca Juga: Laupa Dilantik Jadi Kepala Kemenag Polewali Mandar, Adnan Nota Bicara Soal Jabatan, Begini Pesannya

Menurutnya, tantangan pelayanan publik di Sulawesi Tenggara cukup besar karena provinsi tersebut terdiri dari 17 kabupaten/kota.

“Betapa sulitnya kita menjangkau ke 17 kabupaten/kota. Alhamdulillah, dengan kerja keras sehingga kita bisa mendapatkan nilai dan mendapatkan apresiasi,” katanya.

Andi juga mengapresiasi adanya dukungan fiskal dalam program tersebut. Dia memastikan insentif yang diterima akan diarahkan untuk kepentingan masyarakat.

“Karena fiskalnya ada, maka mau tidak mau langsung kita manfaatkan untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Dalam ajang tersebut, sejumlah pemerintah daerah di Sulawesi mendapat penghargaan dalam empat kategori.

Baca Juga: Selamat! Alumni UIN Alauddin Makassar, Mawardi Siraj Jadi Korwil Timur Iprahumas Kemenag

Untuk Kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, penerima penghargaan meliputi Provinsi Gorontalo dan Sulawesi Tenggara; Kabupaten Barru, Banggai, dan Pangkajene dan Kepulauan; serta Kota Kendari, Baubau, dan Gorontalo.

Untuk Kategori Akses Penduduk terhadap Layanan Pendidikan, penghargaan diberikan kepada Provinsi Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah; Kabupaten Enrekang, Morowali Utara, dan Sinjai; serta Kota Palopo, Makassar, dan Parepare.

Sementara Kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri diberikan kepada Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara; Kabupaten Luwu Timur, Tana Toraja, dan Sidenreng Rappang; serta Kota Parepare, Palu, dan Kotamobagu.

Adapun Kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah diberikan kepada Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat; Kabupaten Morowali, Soppeng, dan Donggala; serta Kota Makassar, Manado, dan Bitung. ***