POJOKSULSEL, MAKASSAR - Jemaah haji kloter 23 UPG tiba di Asrama Haji Sudiang pada Jumat malam pekan lalu.

Penyambutan 393 jemaah haji asal Kabupaten Takalar dan Gowaitu sangat ramai. Para penjemput memadati Asrama Haji Sudiang.

Ternyata penyambutan yang ramai terhadap jemaah haji yang baru pulang dari tanah suci Makkah memiliki makna.

Para penjemput rela berdatangan lebih awal ke Asrama Haji Sudiang untuk menunggu keluarga meraka yang datang dari Makkah.

Baca juga Kemeriahan Penjemputan Jemaah Haji Makassar, Gowa, dan Takalar di Asrama Haji Sudiang

Setidaknya, ada dua alasan banyaknya penjemput yang menyambut kedatanga jemaah haji begitu tiba di Asrama Haji Sudiang Makassar.

Alasan pertama adalah para penjemput ingin segera bertemu dengan keluarganya yang baru pulang dari tanah suci Makkah.

“Ini sudah tradisi kami warga Takalar, Pak. Karena kerinduan ingin segera bertemu dengan keluarga yang baru tiba dari Makkah," kata seorang penjemput jemaah haji asal Takalar.

Baca juga  392 Jemaah Haji Sulbar yang Tiba di Makassar Diterima Kabiro Pemerintahan dan Kesra

Alasan kedua adalah para penjemputan ingin atau mencari keberkahan dari jemaah haji yang pulang dari Makkah.

Mencari keberkahan dari jemaah haji yang baru pulang dari Makkah ternyata merupakan pesan leluhur yang sudah menjadi tradisi.

Keberkahan yang diharapkan dari jemaah haji yang baru pulang dari Makkah, adalah para penjemput bisa menunaikan ibadah haji di Makkah atas izin Allah.

"Kami juga ingat pesan orang tua tentang barakkana orang baru pulang dari tanah suci. Semoga kodong bisa tonga naik haji,” katanya.

Baca juga Info Jemaah Haji, PPIH Siapkan Jasa Makeup Artist di Asrama Haji Sudiang Makassar

Pj Bupati Talalar Setiawan Ahmad yang hadir bersama Ketua DPRD Takalar Darwis Sijaya menyambut para jemaah haji di Aula Arafah Asrama Haji Sudiang.

"Saya bilang sama pak Ketua (Ketua DPRD) kita harus datang menjemput barakka'na," kata Satiawan Ahmad.

"Makanya tadi kita jabat tangan jemaah sebanyanyak-banyaknya karena terus terang saya sama istri juga belum berhaji," tambah Setiawan Ahmad.

(***)