POJOKSULSEL, MAKASSAR - Pemerintah mengebut implementasi Program Perluasan Penerapan Budi Daya Padi PM AAS di Sulawesi Selatan.
Tahun ini, provinsi Sulawesi Selatan ditarget menggarap lahan seluas 91.340 hektare sebagai bagian dari program nasional menuju swasembada pangan.
Target tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Kementerian Pertanian RI yang berlangsung di Kantor Gubernur Sulsel, Senin (20/7/2026).
Rapat dibuka Sekretaris Daerah Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, yang mewakili Gubernur Sulsel.
Dalam arahannya, Jufri menegaskan dukungan penuh Pemprov Sulsel terhadap pelaksanaan Program PM-AAS karena dinilai mampu meningkatkan produksi pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Baca Juga: 18 Penumpang KM Nurul Salsa Masih Hilang, Basarnas Tambah Armada di Hari Keenam Pencarian
"Program ini juga diharapkan berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani," kata Jufri.
Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBMP) Sulawesi Selatan, Zainal Abidin, mengungkapkan target penerapan budi daya padi PM-AAS di Sulsel pada 2026 mencapai 91.340 hektare.
Luasan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah meningkatkan produktivitas pertanian untuk mendukung target swasembada pangan nasional.
Sementara itu, Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, Muhammad Taufiq Ratule, menyebut pemerintah terus memperkuat sektor pertanian melalui optimalisasi pemanfaatan lahan, peningkatan produktivitas, dan pelaksanaan berbagai program strategis.
Baca Juga: Nasib Gaji PPPK Sulbar 2027 Terang, Pemprov Siapkan Skema Baru hingga Gaji ke-14
Ia juga mengklaim Nilai Tukar Petani (NTP) terus mengalami tren kenaikan dan menjadi yang tertinggi dalam kurun 25 tahun terakhir. Selain itu, pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) sektor pertanian sepanjang periode 2000–2025 disebut menunjukkan kinerja positif.
"Semoga target kita bisa mencapai swasembada dan menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia," ujarnya.
Sebagai tindak lanjut rapat koordinasi, dilakukan penandatanganan dokumen komitmen pencapaian target Program PM-AAS 1 Juta Hektare.
Dokumen tersebut ditandatangani Sekda Sulsel, Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, serta seluruh kepala daerah kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan. ***




