POJOSULSEL, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) meraih peringkat IV kategori provinsi dalam penghargaan pembangunan daerah 2026 (PPD 2026) yang diselenggarakan Kementerian PPN/Bappenas.
Penghargaan pembangunan daerah 2026 diserahkan dalam acara Penyerahan PPD dan Knowledge Sharing Pembangunan Daerah 2026 di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Rabu (30/9/2026).
Penghargaan pembangunan daerah 2026 diterima Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bappelitbangda Sulsel Irawan Dermayasamin Ibrahim yang mewakili Gubernur Sulawesi Selatan.
Pada kategori provinsi, Sulsel berada di bawah Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Jawa Tengah. Sementara Sumatera Selatan menempati posisi kelima.
PPD 2026 memberikan apresiasi terhadap kualitas perencanaan, kinerja pembangunan, serta inovasi yang dilakukan pemerintah daerah.
Baca Juga: 2 UIN Masuk 10 Besar Perguruan Tinggi Terbaik Indonesia Versi THE WUR 2027, Ini Peringkatnya
“Capaian ini menjadi dorongan bagi Sulawesi Selatan untuk terus memperkuat perencanaan pembangunan yang berbasis data, terintegrasi, dan berorientasi pada hasil,” kata Irawan Dermayasamin Ibrahim.
Dalam tahapan penilaian PPD 2026, Pemprov Sulsel memaparkan sejumlah program prioritas daerah.
Salah satunya Smart School yang dikembangkan Dinas Pendidikan Sulsel melalui konsep “Satu Standar, Satu Guru, Satu Sulsel”.
Program tersebut mengusung pembelajaran hybrid berbasis digital untuk memperluas akses pembelajaran sekaligus mendorong pemerataan mutu pendidikan antardaerah.
Smart School menjadi salah satu inovasi yang dipaparkan Sulsel dalam proses penilaian PPD 2026.
Baca Juga: Naik Pinisi Sambil Upgrading, 80 Keluarga Besar Totok Punggung Perkuat Silaturahmi
Tak hanya sektor pendidikan, Pemprov Sulsel juga memaparkan pembangunan infrastruktur melalui skema Multi Years Project (MYP).
Skema tahun jamak tersebut mencakup pembangunan dan penanganan jalan, jaringan irigasi, hingga pembangunan rumah sakit.
Pembiayaan melalui MYP diarahkan untuk memfokuskan anggaran pada sejumlah program prioritas. Selain itu, program tersebut ditujukan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, mendukung aktivitas ekonomi, dan memperluas akses pelayanan publik.
Pemprov Sulsel sebelumnya menyebut MYP 2025-2027 mencakup penanganan sekitar 1.000 kilometer jalan provinsi, jaringan irigasi, serta pembangunan rumah sakit regional.
PPD 2026 mengusung tema “Perencanaan dan Kinerja Pelaksanaan Prioritas Nasional di Daerah”.
Bappenas menyebut PPD merupakan instrumen evaluasi sekaligus upaya mendorong penguatan sinergi pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah.
Irawan mengatakan capaian tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi Pemprov Sulsel untuk menjaga konsistensi antara perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat sinergi antara prioritas pembangunan daerah dan nasional sehingga perencanaan yang disusun dapat diterjemahkan ke dalam program yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga: UGM Punya 19 Dekan Baru Periode 2026-2031, Ini Nama-namanya
Penyerahan penghargaan tersebut dihadiri Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy dan Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk.
PPD 2026 diberikan kepada pemerintah daerah dalam kategori provinsi, kabupaten, dan kota.
Turut mendampingi Plt Kepala Bappelitbangda Sulsel dalam kegiatan tersebut Sekretaris Bappelitbangda Reza Eggy Pandevi, Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Inyo, Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah (PPEPD) Yanuar Fahd, serta jajaran Bappelitbangda Sulsel. ***




