POJOKSULSEL, MAKASSAR - Enam daerah di Sulawesi Selatan (Sulsel), sukses meraih penghargaan pengelolaan sampah menuju kabupaten/kota bersih dari Kementerian Lingkungan Hidup.
Jumlah tersebut menempatkan Sulawesi Selatan berada di urutan kedua terbanyak daerah terima penghargaan pengelolaan sampah menuju kabupaten/kota bersih.
Adapun enam daerah di Sulsel terima penghargaan pengelolaan sampah menuju kabupaten/kota bersih, yaitu:
Kota Parepare, Kabupaten Bone, Kabupaten Pinrang, Kabupaten Bantaeng, Kabupaten Sidrap, Kabupaten Maros.
Menariknya, Kota Parepare berhasil tembus ke peringkat 6 dalam penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup itu.
Baca Juga: SAR Lakukan Evakuasi di 11 Titik Banjir Makassar dan Maros, Masih Ada Warga Pilih Bertahan
Itu juga membawa Kota Parepare sebagai juara 1 di Sulsel dalam pengelolaan sampah kabupaten/kota menuju bersih.
Tidak hanya itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman juga menerima penghargaan pembina terbaik kabupaten/kota dalam kinerja pengelolaan sampah.
Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan, penghargaan pembina terbaik kabupaten/kota dalam kinerja pengelolaan sampah, jadi motivasi memperkuat sinergi daerah.
"Utamanya program ASRI (aman, sehat, resik, indah) sebagai tindak lanjut arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto," kata Andi Sudirman Sulaiman.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sulsel menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan pemerintah daerah se-Sulawesi Selatan, yang terus berkomitmen menjaga kebersihan lingkungan.
Baca Juga: Ramadhan Membangun Ekosistem Ibadah yang Transformatif
"Prestasi ini adalah hasil kerja bersama untuk Sulsel yang lebih bersih dan sehat," katanya.
Sementara itu, Wali Kota Parepare, H. Tasming Hamid bersyukur bahwa Kota Parepare mampu juara 1 di Sulsel dalam penilaian pengelolaan sampah 2025, serta peringkat 6 nasional.
“Kondisi ini mencerminkan perubahan besar dalam skema evaluasi nasional," kataya.
Ia mengatakan, Kementerian Lingkungan Hidup menegaskan bahwa model penilaian telah disesuaikan dengan target pengelolaan sampah terpadu dari hulu ke hilir.
"Sehingga sertifikat dan kategori penghargaan kini menjadi fokus utama," katanya.
Keberhasilan Kota Parepare, lanjut dia, tak lepas dari langkah nyata pemerintah kota dan dukungan lintas sektor, masyarakat dalam pengelolaan sampah, termasuk penguatan kebijakan, alokasi anggaran, fasilitas dan tenaga, serta program pengurangan sampah. ***




