POJOKSULSEL, MADINAH - Suasana haru penyambutan calon jemaah haji kloter 5 Sulsel saat tiba di Bandara Amir Mohammad bin Abdul Aziz (AMAA) Kota Madinah pada, Kamis (16/5/2024) pukul 03.51 Waktu Arab Saudi.

Calon jemaah haji kloter 5 Sulsel sujud syukur di Bandara AMAA Madinah. Mereka bahagia setelah insiden mesin pesawat terbakar sesaat meninggalkan Bandara Sultan Hasanuddin Rabu sore kemarin.

Alhamdulillah, akhirnya kami selamat sampai kota suci,” ujar salah satu calon jemaah haji kloter 5 Sulsel asal Gowa saat tiba di Bandara AMAA.

Baca Juga: Naik Peringkat, Daftar 16 Kafilah Maros Juara MTQ Sulsel 2024 Dapat Bonus

Kepala Daker, Abdillah beserta petugas haji yang menyambut calon jemaah haji menyaksikan wajah haru penuh kebahagiaan di antara para jemaah.

“Alhamdulillah kami saksikan pada saat kami menyambut mereka, jamaah semua, dalam kondisi senang dan bersyukur sekali, ya, dengan ketibaannya di Madinah ini," kata Abdillah.

Abdillah mengatakan, mereka mewujudkannya dengan bersujud syukur pada saat dari pintu kedatangan, pada saat itu keluar dari pintu haji.

Baca Juga: 3 Peserta Juara 1 MTQ Sulsel 2024 Dapat Bonus Umrah, Chaidir Syam Janji Agustus Berangkat

Terkait efek pasca insiden kerusakan pesawat UPG5 terhadap kloter yang lain, Abdillah menyebut bahwa semuanya bisa diatasi dengan baik.

Meskipun, kata dia, kloter 6 Embarkasi Makassar ikut terdampak, tapi sejauh ini untuk jadwalnya sudah terjadwal lagi.

"Insyaallah semua akan landing Madinah,” tambahnya.

Baca Juga: Paving Blok Dipakai Tambal Jalan Berlubang di Sulsel, Secara Keindahan Tidak Bagus, Tapi...

Sementara itu, Kemenag menegur Garuda Indonesia.

Kemenag menyayangkan kejadian kerusakan mesin pesawat yang membawa jemaah haji dan meminta pihak Garuda Indonesia professional.

Peswat Garuda dengan kode GIA 1105 membawa 450 jemaah haji asal Gowa.

Pesawat ini terbang pada sekitar pukul 15.30 WITA dan mendarat kembali di Bandara Sultan Hasanuddin pada pukul 17.15 WITA.

Sebelum mendarat, pesawat harus berputar untuk mengurangi bahan bakar.

Baca Juga: Pj Wali Kota Parepare Akbar Ali Bawa Kuliah Umum di ITH, Lanjut Penandatanganan MoU

“Garuda Indonesia sudah menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa ini kepada jemaah dan Kementerian Agama. Kami menghargai permintaan maaf yang disampaikan," kata Juru Bicara Kementerian Agama Anna Hasbie, di Jakarta, Rabu (15/5/2024).

Anna Hasbie menyayangkan adanya peristiwa kerusakan mesin pesawat dalam penerbangan haji. Garuda Indonesia harus professional karena ini berkaitan dengan keselamatan penerbangan jemaah.

Kita minta kejadian seperti ini tidak terulang,” tegasnya. ***