POJOKSULSEL, MAKASSAR - Stage Stop The War diramaikan dengan live music antikekerasan dan cinta, Jumat (27/6/2025). Tidak hanya itu, juga ada live painting scooter alias motor vespa di stage Stop The War.
Stage Stop The War digelar di Enreco Coffee, Jalan Bougenville, Panakkukang, Makassar. Acara di stage Stop The War dimulai pukul 16.00 Wita.
Inisiator stage Stop The War Muhammad Ikhsan Mappasele mengatakan, ide kampanye Stop The War muncul dengan melihat perang di Timur Tengah yang tidak berkesudahan.
Menurut Iccang, sapaan akrab Muhammad Ikhsan Mappasele, sisi kemanusiaan harus ditempatkan di atas semua kepentingan.
Baca Juga: Ustaz Dasad Latif Gema Hikmah Hijrah di Parepare, Kota Santri Semarak Tahun Baru Islam
Iccang, yang merupakan mantan drummer FISIP Band Unhas ini, mengatakan, perang hanya akan meninggalkan luka batin dan dampak psikologi yang mendalam. Traumatik dari orang orang di kedua belah pihak yang bertikai akan menjadi korban langsung.
"Penyembuhan psikologi dan traumatik akan sangat lama. Dampak mental sangat besar. Jika hanya kerusakan fisik gedung gedung yang hancur, itu gampang dibangun kembali," kata Iccang, yang merupakan alumni Ilmu Komunikasi, Universitas Hasanuddin (Unhas).
Tak hanya sebagai inisiator, bersama Alun Senara, kelompok musik yang digawangi Iccang, juga akan tampil membawakan lagu lagu tema perdamaian dan cinta. "Kita siapkan sekitar sepuluh lagu bertema perdamaian dan cinta," kata Iccang.
Baca Juga: Profil Lengkap Rasono, Kepala BPKP Sulsel yang Baru Pernah Pimpin 2 Provinsi
Iccang, yang juga penghobi scooter, merelakan satu unit scooternya atau motor vespanya untuk langsung dilukis dengan tema Stop The War di bodi scooter kesayangannya.
Scooter jenis Vespa Sprint keluaran tahun 1968 nangkring di atas panggung STOP THE WAR yang dilukis oleh Fredy JBL Broetoel.
Vokalis Alun Senara Dewi Herliyana melantunkan lagu-lagu antikekerasan yang diselingi lagu lagu bertema cinta. Di panggung STOP THE WAR Enreco Coffee, tidak hanya penampilan live music, tapi juga orasi dan pembacaan puisi antiperang.
Baca Juga: Maros Marathon 2025: Pelari Akan Disuguhi Geopark dan Hutan Bambu, Target 2 Ribu Peserta
Dr Baharuddin Burhan mengatakan, perang harus dihentikan. Nilai kemanusiaan harus ditempatkan di tataran tertinggi morality. "Saya berlatar belakang pencinta alam. Alam saja harus kita jaga dan cintai, apalagi kemanusiaan," kata Dr Bahar yang merupakan mantan ketua Korp Pencinta Alam (Korpala) Unhas.
Dody, sapaan akrab Dr Bahar, juga menyempatkan membubuhkan tanda tangan di backdrop STOP THE WARS. Mantan aktivis Wahyudin Yunus juga menyampaikan orasinya di stage STOP THE WAR.
Presiden Republik Bambu Wahyudin Yunus mengatakan, sejatinya berbagai musisi tenar telah bermimpi dunia yg terkendali. Ada John Lennon dalam racikan 'Imagine, White Lion lewat 'When Children Cry", dan Michael Jackson lewat 'Hill The World" yang mengkhayal dunia yang damai.
"Di atas itu semua agar kita tetap ngopi di jalan nan terang lagi tenang," tutup Wahyudin Yunus.
Baca Juga: ILC ke-113: APINDO Minta Regulasi Global Pekerja Platform Jangan Ganggu Ekosistem UMKM
Sekadar diketahui, perang Iran versus Israel yang berlangsung selama 12 hari menyisakan korban manusia dan fasilitas dari kedua belah pihak. Iran dan Israel mengklaim ratusan warga sipil mereka menjadi korban. Gelombang pengungsian terjadi.
Belum lagi perang Israel melawan Palestina yang tak kunjung henti. Jalur gaza menjadi parade senjata yang menghancurleburkan sisi kemanusiaan dunia.
Stage STOP THE WAR di Enreco Coffee akan terus ada dan menjadi panggung ekspresi bagi mereka yang antiperang.
Manager Enreco Coffee Andi Galang Arzachel Pasinringi, stage STOP THE WAR menjadi ruang menyuarakan perdamaian untuk dunia.
"Silakan teman teman yang ingin mengekspesikan diri melalui panggung ini dan kabarkan pada dunia akan pesan pesan damai dan cinta," kata Andi Galang Arzachel Pasinringi.
Komunitas TanggaArt Unhas juga turut mensupport event stage STOP THE WAR. Ali Imran, anggota TanggaArt mengatakan, perang harus dihentikan. Pada kesempatan di stage STOP THE WAR, Ali juga menyumbangkan lagu perdamaian dan antiperang.(pojoksulsel/cang)



