POJOKSULSEL.com, MAKASSAR - Prof Hamdan Juhannis MA PhD kembali menjadi Rektor UIN Alauddin Makassar periode Tahun 2023-2027.

Prof Hamdan Juhannis dipilih oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Rektor UIN Alauddin Makassar periode 2023-2027.

Prof Hamdan Juhannis dilantik sebagai Rektor UIN Alauddin periode 2023-2027 di Auditorium HM Rasjidi Kantor Kemenag Jakarta, Jumat (11/8/2023) pekan lalu.

Baca Juga: Rekomendasi 8 Penginapan Murah di Parepare, Harga Mulai Rp50.000 Per Malam

Lalu seperti apa profil Prof Hamdan Juhannis dan bagaimana masa kecil hingga remajanya?

Prof Hamdan Juhannis diketahui lahir 31 Desember 1970. Dia merupakan Guru Besar Sosiologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar.

Sejak 1996 Prof Hamdan Juhannis memulai kariernya sebagai dosen di kampus UIN Alauddin Makassar.

Baca Juga: Kronologis Mobil Rombongan Pramuka MTs Guppi Bontomanai Terguling di Poros Bulukumba Sinjai, 10 Luka-luka

Prof Hamdan Juhannis juga dikenal sebagai penulis buku "Melawan Takdir" yang menjadi inspirasi pembuatan film pada Bulan April 2018.

Hanya berselang setahun peluncuran film Melawan Takdir, Prof Hamdan dilantik sebagai Rektor UIN Alauddin periode 2019-2023.

Tanggal 23 Juli 2019 adalah hari pertama Prof Hamdan Juhannis menjabat sebagai Rektor UIN Alauddin Makassar masa khidmat 2019-2023.

Baca Juga: Mobil Pikap Rombongan Pramuka MTs Guppi Bontomanai Kecelakaan di Poros Bulukumba Sinjai

Informasi yang diihimpun Pojoksulsel.com, Prof Hamdan Juhannis berasar dari dari keluarga sederhana dari Desa Mallari, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Ayah Prof Hamdan Juhannis meninggal dunia ketika usia Hamdan masih kecil.

Alhasil, dia dibesarkan oleh ibunya seorang diri.

Ibunda Prof Hamdan Juhannis bekerja sebagai penenun kain sarung sutra yang menjadi tulang punggung untuk menghidupi empat anaknya.

Baca Juga: Kondisi Terkini Rombongan Pramuka MTs Guppi Bontomanai yang Dirawat di RSUD H Andi Sulthan Daeng Radja

Berasal dari keluarga yang kurang mampu, tak menyurutkan niat Prof Hamdan Juhannis untuk menempuh pendidikan.

Bahkan saat dia sekolah, Prof Hamdan Juhannis rela berjualan menjual roti pawa untuk menambah uang jajan dan biaya sekolahnya.

Dan semasa kuliah, dia pun nyambi menjadi menjadi buruh bangunan.

Dia mengaku menggeluti sejumlah pekerjaan selama kuliah di Kota Makassar.

Seperti menjual kantong plastik di Pasar Sentral Makassar dan menjadi kuli bangunan.

Baca Juga: Alhamdulillah... Pemprov Sulsel Kebut Pengerjaan Jalan Tanabatue, Sanrego, dan Palattae Bone

"Saya malu juga, tapi biarlah karena sudah menjadi konsumsi publik. Saya jualan kantong plastik di Pasar Sentral, hampir sebulan, lalu pindah jadi kuli bangunan," kata Prof Hamdan Juhannis dikutip dari Youtube Hamdan Juhannis.

Dua pekerjaan tersebut ditekuni Prof Hamdan Juhannis semata-mata demi bertahan hidup sambil kuliah di Makassar.

Pasalnya, dengan kehidupan ibunya yang sederhana di kampung, Prof Hamdan Juhannis hanya diberi uang sebanyak Rp15.000 dalam sebulan.

"Itu semata-mata sebagai pola pertahanan hidup di Makassar. Itulah caranya, setelah pulang pulang kuliah, pergi jadi buruh bangunan," aku Prof Hamdan Juhannis.

Karena tekadnya yang kuat itu, Prof Hamdan Juhannis meraih gelar strata 1 di IAIN Aluddin Ujung Pandang.

Baca Juga: 17 Agustus Ada Sabiphoria Fest 2023, Nostalgia Bareng Musisi Era 2000-an di Parking Lot Phinisi Point

Kemudian berhasil mendapatkan beasiswa masternya di Islamic Studies Universitas McGill Montreal, Quebec Canada dan Ph.D atau S3 South East Asian Studies Australian National University ANU Canberra.

Kini, tanggal 11 Agustus 2023, Prof Hamdan Juhannis kembali dilantik sebagai Rektor UIN Alauddin Makassar periode 2023-2027.

Prof Hamdan Juhannis adalah Guru Besar dalam bidang Sosiologi, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN AlauddinMakassar.

Baca Juga: Alhamdulillah... Qari MAS Rantebelu Luwu Juara 3, Ini Daftar Lengkap Pemenang Madrasah Fest 2023

Pencapaian gelar akademik guru besar diraih Prof Hamdan Juhannis pada usia 37 tahun. Sekaligus sebagai profesor termuda di UIN Alauddin Makassar.***