POJOKSULSEL, MAKASSAR - Anggota Komisi IX DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN) melangsungkan kegiatan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Caffe Vann in Sky, Kota Makassar, Minggu (27/4/2025).
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hadir sebagai salah satu inisiatif pemerintah untuk memperbaiki kualitas gizi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal.
Kegiatan sosialisasi Makan Bergizi Gratis bertujuan memperkenalkan konsep dan implementasi program MBG kepada masyarakat umum, serta menyoroti dampak positifnya, baik dari sisi kesehatan anak-anak maupun kesejahteraan sosial-ekonomi masyarakat.
Baca Juga: Waduh! Pria Asal Polman Ditangkap Gara-gara Sebar Video Korban di Facebook. Modus Foto Model!
Anggota DPR RI Ashabul Kahfi menekankan bahwa manfaat program MBG tidak terbatas pada perbaikan gizi anak, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap ekonomi warga sekitar.
“Dalam pelaksanaannya, program ini merekrut tenaga dapur dari komunitas setempat. Hal ini membuka peluang kerja baru serta menghidupkan rantai pasok lokal — mulai dari petani, penjual bahan makanan, hingga pelaku UMKM,” ujarnya.
Ashabul juga mengutip keberhasilan program sejenis di Ethiopia yang mampu menurunkan angka malnutrisi dan meningkatkan tingkat kelulusan anak sekolah dalam kurun waktu dua hingga tiga tahun.
Baca Juga: Aksi Heroik Kevin Apelabe, Atlet Layar Lantamal VI Makassar Selamatkan PNS dari Percobaan Bunuh Diri
Ia menambahkan bahwa beberapa negara maju seperti Jepang, Swedia, dan Finlandia sudah sejak lama menjalankan program makan bergizi untuk pelajar sebagai bagian dari strategi pengembangan sumber daya manusia (SDM) jangka panjang.
“Kita akan menghadapi puncak bonus demografi pada 2030 hingga 2040. Maka dari itu, mempersiapkan generasi muda yang sehat dan cerdas melalui gizi yang baik adalah langkah strategis,” lanjutnya.
Sementara itu, Mochamad Halim, perwakilan dari Badan Gizi Nasional, menjelaskan peran BGN dalam program ini.
Baca Juga: Cerita Sukses Pilgub Sulsel 2024 dari Zona Rawan ke Provinsi Aman, Jufri Rahman: Terus Pertahankan
“BGN yang terbentuk pada Agustus 2024 bertugas merancang dan menjalankan kebijakan gizi nasional, termasuk MBG. Meskipun masih tergolong baru, kami berkomitmen untuk mempercepat pelaksanaan program-program prioritas seperti ini,” katanya.
Ia turut menjelaskan bahwa BGN tengah membangun Sentra Produksi Pangan dan Gizi (SPPG) sebagai pusat distribusi bahan pangan bergizi untuk mendukung keberlanjutan program MBG.
Sasaran utama program ini adalah anak-anak dari keluarga tidak mampu di berbagai wilayah Indonesia, khususnya daerah dengan tingkat stunting tinggi.
Halim juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap penyebaran informasi palsu atau pihak-pihak yang mencoba menyalahgunakan nama BGN atau program MBG.
“Kami mengajak masyarakat untuk memverifikasi semua informasi melalui kanal resmi. Program ini adalah milik bersama yang harus dijaga integritasnya agar manfaatnya bisa dirasakan luas,” tegasnya.
Baca Juga: Nielma Palamba Dapat Tugas Tambahan Sebagai Pj Sekda Kota Makassar, Appi Beber Hal Ini
Menutup paparannya, Halim menyambungkan visi besar program ini dengan cita-cita Indonesia Emas 2045.
“Dengan membangun generasi yang sehat dan berdaya saing, kita mempersiapkan pondasi kuat untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju di masa depan,” ujarnya.
***




