POJOKSULSEL, MAKASSAR - Pelaksana tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan (Kakanwil Kemenag Sulsel) H Ali Yafid memiliki imbauan pasca Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Imbauan Ali Yafid ditujukan kepada tokoh ormas keagamaan, para khatib, penceramah, dan penyuluh lintas agama, supaya tetap menyampaikan pesan perdamaian, persaudaraan serta persatuan pasca Pemilu 2024.

"Tolong sisipkan dan suarakan terus pesan kedamaian usai pencoblosan," kata Ali Yafid.

Baca Juga: RSUD Andi Makkasau Kota Parepare Siap Layani Pasien yang Alami Gangguan Kejiwaan Dampak Pemilu

Ali Yafid berharap, agar pesan-pesan kedamaian yang disampaikan tersebut semakin merekatkan nilai dan rasa persaudaraan sesama anak bangsa.

"Perbedaan tidak sementinya merenggangkan hubungan persaudaraan," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Ali Yafid mengimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga semangat persaudaraan, kedamaian dan persatuan pasca Pemilu 14 Februari 2024.

Baca Juga: Bupati Kepulauan Selayar Basli Ali Apresiasi Penyelenggara Pemilu 2024

Ia mengatakan, Pemilu hanya momentum 5 tahunan. Tapi persaudaraan sesama anak bangsa akan berlangsung selamanya.

"Saya harap, usai pencoblosan hari ini, masyarakat kita bisa kembali beraktifitas seperti biasanya, dengan tetap mengedepankan nilai nilai persaudaraan, perdamaian, dan semangat persatuan," katanya.

Tidak hanya itu, Ali Yafid berpesan agar masyarakat tidak terpancing dengan isu-isu menyesatkan dan hoaks, yang berpotendi menimbulkan konflik dan perpecahan.

Baca Juga: Ratusan Nakes RSUD Andi Andi Makkasau Parepare Ikut Kawal Pemilu 2024

Sebaliknya, dirinya mengajak masyarakat untuk menunjukkan kedewasaan dalam menyikapi hasil demokrasi di Indonesia.

Menurutnya, dalam sebuah kontestasi pasti ada menang dan kalah, akan tetapi jangan sampai itu merusak tatanan kerukunan dan kedamaian pada sendi sendi kehidupan berbangsa.

 

"Semoga ikhtiar yang sudah dilakukan oleh Rakyat Indonesia hari ini, akan berbuah manis bagi kemajuan bangsa Indonesia menyongsong Indonesia Emas," papar Ali Yafid.***