POJOKSULSEL, MAKASSAR - Sebanyak tiga dosen UIN Alauddin Makassar kembali meraih guru besar rumpun ilmu agama. Masing-masing Dekan Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) Dr H Barsihannor M.Ag,Wadir Pascasarjana UIN Alauddin Makassar Dr Hasyim Haddade M.Ag, dan Dr Abd Rahman M.Ag.
Barsihannor diangkat dalam jabatan guru besar Pemikiran Islam Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar.
Hasyim Haddade menerima jabatan fungsional guru besar dalam bidang Bahasa Arab Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar. Ia sebelumnya menjabat sebagai Dekan FAH UIN Alauddin Makassar periode 2019-2023.
Baca Juga: KPU Makassar Simulasi Pemungutan dan Perhitungan Suara Serta Pemantapan Sirekap
Adapun Abd Rahman meraih gelar akademik tertinggi dalam bidang Ilmu Fikih Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar.
Abd Rahman merupakan mantan Wakil Dekan II Fakultas Adab dan Humaniora dan Mantan Kepala Pusat Peradaban UIN Alauddin Makassar.
Dekan FAH UIN Alauddin Makassar, Barsihannor mengatakan, secara institusi bersyukur atas terbitnya Keputusan Menteri Agama (KMA) Guru Besar. Sebab, hal itu akan memberikan kontribusi terhadap meningkatnya kualifikasi lembaga.
"Kita berharap lembaga kita akan menjadi unggul dari segi status. Yang kedua unggul dari segi kualitas," kata Barsihannor saat dihubungi wartawan Pojok Sulsel, Rabu (31/1/2024) malam.
Baca Juga: Ketika Pendiri Pesantren As'Adiyah Sengkang Anregurutta KH As'ad Menguji Djunaid Sulaiman (6)
Selain itu, Barsihannor berharap dengan terbitnya KMA Guru Besar, menjadi motivasi kepada para dosen di lingkup UIN Alauddin Makassar, agar segera menyusun roadmap pencapaian jabatan guru besar.
Diketahui, Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar sudah menghasilkan tiga guru besar pada awal tahun 2024.
Sementara itu, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar telah menghasilkan dua guru besar di awal tahun 2024.
Baca Juga: KJS Ekspres Jadi Solusi Pengiriman Barang ke Sulawesi Barat, Ada Promo Lho!
Dengan bertambahnya tiga guru besar baru, maka UIN Alauddin Makassar sudah memiliki 79 guru besar.
Sebelumnya, enam dosen UIN Alauddin Makassar menerima KMA Guru besar pada 18 Januari 2024, yakni:
Dekan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar Prof Dr Muhaemin, S.Ag, M.ThI, M.Ed.
Mantan Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar, Prof Dr Firdaus Muhammad, M.Ag.
Sementara, empat orang lainnya adalah Prof Dr Andi Miswar M.Ag, Prof Dr H Hamzah, M.A, Prof Dr Achmad Musyahid Idrus S.Ag, M.Ag, dan Prof Dr Muhammad Sabri M.Ag. ***




