POJOKSULSEL, MAKASSAR - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, menghadiri Seminar Nasional Refleksi dan Evaluasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Menuju Pendidikan Berkualitas dan Inklusif yang digelar di Kantor BBPMP Provinsi Sulsel, Jalan AP Pettarani, Makassar, Sabtu (11/10/2025).
Seminar Refleksi SPMB dirangkaikan pelantikan pengurus badan musyawarah perguruan swasta (BMPS) kabupaten/kota se-Sulsel. Acara ini turut dihadiri oleh 300 peserta secara luring dan 500 peserta daring dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, BMPS Nasional memberikan piagam penghargaan kepada Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman atas dukungannya yang konsisten terhadap sekolah swasta. Khususnya dalam membantu menampung peserta didik yang tidak tertampung di sekolah negeri pada SPMB tahun ajaran 2025–2026.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Abdul Mu'ti, Dirjen PAUD, Dasar dan Menengah, Gogot Suharwata, Ketua BMPS Nasional Ki Saur Panjaitan XIII, Anggota Komisi X DPR RI, Muslimin Bando, dan Ketua BMPS Sulsel Irman Yasin Limpo.
Sekda Sulsel, Jufri Rahman, dalam sambutannya mengungkapkan rasa apresiasi terhadap langkah-langkah strategis yang telah diambil oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Abdul Mu'ti, dalam mewujudkan pemerataan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia.
Baca Juga: 750 Peserta Meriahkan Indonesia Menari di Kota Makassar, Berikut Daftar Juara 1 Hingga 3
“Bapak Menteri telah melakukan berbagai langkah untuk mewujudkan pendidikan yang merata. Sekolah swasta bukan pelengkap, tetapi mitra strategis pemerintah dalam mengatasi keterbatasan rombongan belajar di sekolah negeri,” ujar Jufri Rahman.
Lebih lanjut, Sekda Sulsel menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan sekolah swasta dalam memastikan tidak ada anak yang tertinggal dari hak mendapatkan pendidikan yang layak. "Kepada seluruh penyelenggara sekolah swasta, masa depan sekolah swasta akan semakin baik dari hari ke hari. Mari tingkatkan mutu pendidikan," tambahnya.
Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Abdul Mu'ti, menegaskan bahwa prinsip pendidikan yang inklusif dan berkeadilan harus dijunjung tinggi dalam proses penerimaan murid baru.
“Prinsip yang kami kembangkan adalah pendidikan inklusif yang berkeadilan, tanpa ada diskriminasi. Kita ingin memastikan seluruh anak Indonesia punya kesempatan dalam mendapatkan pendidikan yang bermutu,” ujarnya dengan tegas.
Baca Juga: Jebolan Doktor UIN Alauddin Raih Penghargaan di Ajang Award Trends Summit 2025, Ini Sosok Darmawati
Ketua BMPS Sulsel, Irman Yasin Limpo, dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan bahwa manajemen SPMB di Sulsel telah berjalan dengan sangat baik dan menjadi contoh bagi provinsi lain di Indonesia.
“Sekolah swasta harus mampu melakukan peningkatan kualitas mutu pendidikan. Kami memberikan penghargaan kepada Pemprov Sulsel atas kepeduliannya terhadap sekolah swasta,” ujar Irman.
Ketua BMPS Nasional, Ki Saur Panjaitan XIII, turut memberikan apresiasi kepada Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, atas perhatian dan dukungannya terhadap keberlanjutan pendidikan di sekolah swasta.
“Terima kasih atas perhatian terhadap SPMB. Kami merasa bergembira karena kebijakan Menteri dan Gubernur Sulsel terhadap sekolah swasta. Terima kasih juga atas regulasi yang dibuat mengenai SPMB yang tidak membedakan sekolah swasta dan negeri,” tandasnya.
Dengan adanya dukungan kuat dari pemerintah dan peningkatan kualitas pendidikan di sekolah swasta, diharapkan SPMB ke depannya dapat semakin inklusif dan berkualitas, memberi kesempatan yang sama bagi seluruh anak Indonesia untuk mengakses pendidikan terbaik. ***




